Ada Salju di Pantai Serdang!

“I’m all at sea when no one can bother me” — Jammie Cullum, All at Sea.

A little bit speechless when I arrived at this kind of beauty beach. Saya kesusahan mendeskripsikan segokil apa pantai ini.

Lukisan Tuhan Yang Maha Keren ini, memiliki keajaiban nyata yang terasa di panca indera saya. Di bawah terik matahari yang menusuk tembus sampai ke ubun-ubun, saya rela telanjang kaki buat rasain gimana rasanya pasir asli salah satu pantai di Belitung ini.

Dan ternyata….halus banget!

“Langit biru, pasir putih. Terbentaaang indah lukisan yang kuasa~” based on Sherina, Balon Udara
“Langit biru, pasir putih. Terbentaaang indah lukisan yang kuasa~” based on Sherina, Balon Udara

Rasanya cuma pengen keset-an (pardon my language) sambil tenggelamkan kaki di pasir. Foto di atas tersebut membuat saya justru berada di padang salju (padang salju?). Sebuah daratan dengan tumpahan salju dimana-mana. Waktu bikin instastories di sini, saya enggak berhenti bilang “MEN GOKIL!!!”.

Bang, mau setirin eneng ke laut situ nggak, bang?
Bang, mau setirin eneng ke laut situ nggak, bang?

FYI, Pantai Serdang ini terletak di Kecamatan Manggar, Belitung Timur, dan menghadap ke Selat Karimata. Airnya sangat amat jernih, bikin pengen mandi banget, bahkan sempat pengen masukkin ke botol buat diminum.

Menurut saya, bagi wisatawan yang pengen kecipak-kecipuk berenang atau berendam, Pantai Serdang ini cocok banget. Air lautnya tenang, dengan sedikit ornamen-ornamen arus dan ombak kecil. Disini, juga rasanya cocok untuk jadi spot sunrise atau sunset. Karena pemandangannya yang tak terhalang oleh apapun, luas.

A kind of laguna
A kind of laguna

The most amazing part for me is, I finally knew what laguna is. Sebenarnya saya juga nggak paham banget sih apa benar yang saya temui itu bisa dibilang laguna. Seketika saya teringat pelajaran geografi waktu SMA dulu.

Oke, yang belum tahu apa itu laguna, saya jabarkan penjelasannya berdasarkan suhu yang diTuankan:

  1. “Laguna (atau lagoon dalam Bahasa Inggris) adalah sekumpulan air asin yang terpisah dari laut oleh penghalang yang berupa pasir, batu karang atau semacamnya.” — Wikipedia.
  2. “Laguna adalah danau asin dekat pantai yang dahulu merupakan bagian laut (yang dangkal), yang karena peristiwa geografi terpisah dari laut.” — KBBI.

Based on what I saw….. bisa dikatakan laguna karena terhalang oleh pasir,tetapi, si yang-saya-sebut-laguna-itu nggak terpisah dari laut utamanya sendiri, which is actually masih nyambung. (Cie nyambung……). Bentukan fisiknya mirip dengan danau, namun ada sedikit ombak/arus yang bergerak didalamnya. Jadi, apa bisa dikatakan sebagai laguna? Entahlah. Tapi kalau kalian berkesempatan menjejakkan kaki di Pantai Serdang dan sadar ketemu fenomena tersebut, ingat saja ya itu “Laguna-nya Risty”.

Nah, kalau kamu datang di saat yang kurang tepat seperti saya kemarin, yakni saat matahari beranak pinak jadi banyak dan bermain-main diatas kepala, bisa kok menikmati keindahan Pantai Serdang ini di bawah teduhnya pohon pinus. Yap, ada pohon pinusnya juga. Agak anomali sih, karena biasanya pinus identik dengan dataran tinggi.

Sambil bawa bekal, tunggu hingga sore tiba, dan makan di tempat duduk yang telah disediakan. Eits, jangan nyampah, ya! Karena pada saat saya kesana, sayang banget, banyak sekali sampah di daerah ini. Kalau nggak ada tempat sampah, lebih baik simpan dulu sampahnya ya!

Risty & Arieta
Risty & Arieta

Folks, come and feel the the amazing breeze here. Nggak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk cari pemadangan sesurga-duniawi ini. Nyatanya, negeri kita sendiri masih (dan akan selalu) punya begitu banyak surga-surga kecil yang nggak akan ngecewain buat diexplore.

Trust me, this beach is beauty AF!

“To travel, explore, and share what I got, this is my way to be the patriot of the country” — Risty.

A wanderlust who always desires to explore something(s) new

Leave a Reply