Bali, Bawalah Aku Kembali

Siapa yang tak kenal dengan Bali? Pulau yang memiliki julukan Pulau Seribu Pura merupakan Pulau yang dikenal dengan primadona pariwisata Indonesia yang mendunia. Terletak diantara Pulau Jawa dan Lombok salah satu tujuan wisata dunia dengan seni dan kebudayaannya yang unik disertai dengan pemandangan alam dan laut yang indah.
Tak hanya itu, keramah tamahan dari penduduknya juga menjadi ciri khas dari Pulau Bali, dan bisa membuat kita betah berlama – lama berwisata ke destinasi yang berjuluk Pulau Dewata ini, seperti saya ini yang baru pertama kali mencoba berlibur ke Bali pada awal tahun 2016.
Saya cukup beruntung karena ketika awal tahun banyak penerbangan Domestik yang menawarkan promo PP ke Bali. Dengan harga 850 ribu rupiah saya bisa mendapatkan tiket pulang-pergi ke Pulau Dewata. Liburan kali ini saya menghabiskan waktu sekitar 5 hari 4 malam dengan menginap di beberapa hotel yang sudah saya booking sebelumnya melalui aplikasi traveling.
Untuk hari pertama dan kedua saya stay di Berry Hotel dengan budget permalam sekitar 300 ribu rupiah. Dengan biaya sewa mobil sebesar 500 ribu perhari yang sudah termasuk dengan supirnya. Karena saya bangun terlalu siang maka saya memutuskan di hari pertama saya tidak banyak melakukan perjalanan. Saya tertarik dengan view rooftop yang ada pada Berry Hotel. Menikmati angin yang semilir sambil duduk santai dan melihat panorama Bali dari ketinggian sampai sunset mulai terlihat.

dscf0244Rooftop Berry Hotel Saat Sore Hari

Pada malam harinya saya memutuskan untuk langsung berkeliling Kuta dan mencari makan malam dengan nuansa makan di pinggir pantai. Saya juga sempat berkeliling dahulu ke berbagai pusat perbelanjaan di sekitar Kuta. Saya tertarik untuk makan malam di sebuah resto dengan view laut yang kalau tidak salah bernama Oceans 27. Makanan dan minuman yang ditawarkan cukup beragam dengan harga yang bervariasi. Selesai makan malam saya bergegas kembali ke Hotel untuk beristirahat karena esok hari akan melanjutkan perjalanan lagi.
Hari kedua saya menjadwalkan perjalanan saya untuk melihat eksotisme dari Pantai Dreamland dan Pantai Padang-Padang. Saya menempuh perjalanan sekitar 1-2 jam dari Hotel menuju Pantai Padang-Padang. Saya sampai sekitar pukul 13.00 dan matahari terlihat sangat terik saat itu. Namun, mata saya disuguhkan dengan pemandangan yang luar biasa dengan keindahan birunya air laut dengan beberapa batuan karang yang besar. Sungguh menawan ciptaan Tuhan.

padang-padang-beach
Pemandangan di Padang-Padang Beach

Puas melihat indahnya Pantai Padang-Padang saya lanjut ke Pantai Dreamland yang terkenal dengan pasir putihnya. Menurut saya Pantai ini memiliki ketenangan tersendiri karena lokasi pantai yang berada di balik tebing. Wisatawan dapat menyewa kursi panjang, yang dilengkapi dengan payung pantai sambil berjemur. Ada juga yang duduk-duduk di atas batu karang yang besar untuk berfoto. Karena saya sampai di sana jam 3 sore maka, saya memutuskan untuk menunggu sunset di Pantai Dreamland dan setelah itu kembali ke Hotel.
dreamland-beach
Pesona Batu Karang di Dreamland Beach

Hari ketiga, tujuan saya adalah Pantai Pandawa dimana Pantai tersebut memiliki keunikan tersendiri dari Pantai lainnya. Dengan pemandangan bukit kapur yang menjulang tinggi tertata rapi, serta patung para Panca Pandawa akan menyambut wisatawan yang datang ke sana. Banyak sekali Kano atau perahu kecil yang dapat disewakan di Pantai tersebut. Sungguh luar biasa.
pandawa-beach
Pemandangan Kano atau Perahu Kecil di Pandawa Beach

Kali ini saya tidak menikmati sunset di Pantai Pandawa karena saya harus cepat bergegas check in ke Hotel yang saya akan jadikan tempat beristirahat di hari ketiga hingga hari terakhir saya di Pulau Dewata. Saya tertarik untuk menginap di Hotel Taman Mekar Beach In karena lokasinya yang sangat strategis dengan pusat oleh-oleh dan juga sangat dekat ke Monumen Bom Bali. Dengan budget yang sangat minim kurang dari 200 ribu, saya sudah bisa menginap di Hotel tersebut dengan fasilitas yang cukup lengkap dan sudah termasuk mendapat sarapan pagi. Sarapan yang dihidangkan oleh Hotel Taman Mekar Beach In adalah Roti Pisang yang berbentuk bulat. Dihidangkan masih hangat dan rasanya luar biasa lezat. Sejak saat itu Roti Pisang khas Hotel tersebut menjadi makanan favorit saya dan menjadi makanan yang wajib dicicipi ketika berkunjung ke Pulau Bali.
fullsizerender
Roti Pisang Khas Hotel Taman Mekar Beach In

Hari keempat saya di Bali, saya tidak pernah merasa bosan untuk mengunjungi Pantai. Rencana saya kali ini saya akan berkunjung ke Pura Uluwatu yang sangat terkenal dan saya akan menikmati sunset di Panti Sanur untuk sore harinya. Pura Uluwatu sangat populer dan menjadi destinasi wajib saat kunjungan tour. Terletak di penghujung batu karang terjal, terlihat begitu unik dan menarik perhatian saya. Ketengangan, keasrian dan aura positif dapat saya rasakan apalagi saya dapat mencium harumnya Bunga Kamboja yang bertebaran. Namun, sayangnya saya tidak menyaksikan sunset di Pura Uluwatu karena pada waktu itu tempatnya sangat ramai akan wisatawan jadi saya melanjutkan perjalanan saya untuk melihat sunset di Pantai Sanur.
uluwatu-temple
Suasana di Pura Uluwatu

Pantai Sanur dengan keindahan pasir yang berwarna putih dan pemandangan perahu tradisional nelayan yang berjajar di pinggir pantai. Membuat suatu pesona tersendiri karena perahu-perahu tersebut memiliki warna yang menarik dan indah untuk dilihat. Saya melihat banyak pasangan muda yang mengabadikan moment bersama saat sunset di Pantai Sanur. Saya juga dapat mengabadikan moment tersebut ketika ada pasangan yang sedang berfoto dengan latar belakang sunset dan saya sengaja untuk mengambil fotonya dari belakang. Hasilnya tidak jauh berbeda dengan foto ala-ala prewedding hehe.
sunset-di-sanur
Sunset Pantai Sanur

Hari sudah mulai malam dan saya bergegas untuk kembali ke Hotel dan mengemas barang-barang saya, karena esok hari saya akan kembali ke rutinitas saya di Jakarta. Sebelum sampai ke Hotel saya sedikit membeli oleh-oleh khas Bali yang akan saya bawa sebagai buah tangan ketika sampai Jakarta.
Last day atau hari kelima saya di Pulau Dewata sangat membuat saya merasa tidak ingin kembali ke Jakarta. Masih banyak sekali destinasi yang belum saya kunjungi pada waktu itu. Namun saya harus bergegas ke Bandara karena pesawat akan take off pada pukul 20.00 malam. Sebelum mengakhiri perjalanan saya di Bali, saya menyempatkan untuk menikmati sunset terakhir saya di Panti Kuta. Pemandangan yang sangat mempesona dengan warna langit yang agak keunguan membuat saya semakin berat hati untuk meninggalkan Pulau Seribu Pura ini. Ah Bali… bawa aku kembali.
sunset-di-kuta
Sunset Pantai Kuta

Leave a Reply