Bandung, where my heart belongs to (Part 2)

Haihai Sobat KitaINA!
Kembali lagi dengan cerita tentang Kota Bandung..

Kali ini saya akan berbagi info mengenai objek wisata lainnya.
Saya pergi kesana sekitar bulan lalu, karena teman-teman kuliah saya berkunjung ke Bandung. Awalnya mencari jasa penyewaan mobil di Bandung tidaklah mudah, dikarenakan kami tidak memiliki KTP Bandung dan harganya sangat mahal karena harus disertai supir. Akhirnya kami menyewa mobil seharian dari kenalan di kantor saya, lumayan dapat murah Rp 350.000,00 lepas kunci.

Kita awali dengan Taman Bunga Begonia, hmm mendengar namanya saja sudah terbayang keindahan kan sobat?

Taman Begonia
Taman Begonia

Disini termasuk murah biaya masuknya sekitar Rp 10.000,00 per orang, sudah dipinjamkan topi yang bisa digunakan untuk berfoto. Banyak jenis bunga yang ada di taman ini, termasuk bunga begonia sendiri. Jujur saya baru tahu loh sobat kalau ada nama bunga begonia, karena di daerah saya di Padang belum pernah ada. Di taman ini kita juga bisa membeli buah rasberry dan berbagai macam bunga yang harganya tidak terlalu mahal. Jangan lupa, banyak titik untuk berfoto keren juga loh !

Bunga-bunganya bisa dibeli loh sobat :D
Bunga-bunganya bisa dibeli loh sobat 😀
Ini nih yang namanya Bunga Bengonia
Ini nih yang namanya Bunga Begonia

Kemudian perjalanan kami berlanjut ke De Ranch, sebenernya mau naik kuda sih tapi waktunya takut gag cukup heheee..
Jadi kami hanya membeli kaktus dan mencari titik yang bagus untuk berfoto. Terlalu ramai sobat, mungkin karena akhir pekan ya.
Saya akui memang orang Bandung bisa sekali memanfaatkan lahan yang ada untuk dijadikan objek wisata.

De Ranch Lembang
De Ranch Lembang

Jujur, ini pertama kalinya pengalaman saya mengendarai mobil di Bandung. Beruntungnya jalan ke Lembang tidak sesulit di Sumatera, jadi masih bisa diperkirakan walaupun lelah dengan segala kemacetan. Perjalanan selanjutnya yaitu ke Warung Modjok yang berada di sekitar Jalan Pinus, Sukasari.  Kami melewati beberapa jalan untuk menghindari kemacetan, demi makan siang. Padahal dekorasinya terbuat dari barang-barang bekas tetapi tetap unik menurut saya. Banyak orang yang ingin menyantap hidangan disini, maupun hanya sekedar berfoto.

Warung Modjok, keunikan yang mengagumkan
Warung Modjok, keunikan yang mengagumkan

Cukup puas lah dengan satu hari perjalanan dan petualangan kami di negeri orang. Sobat ingin mencoba? 😀
Sampai jumpa di cerita menarik lainnya dari saya.
Dunia begitu luas dan Indonesia itu indah, jelajahilah selagi kita bisa menikmati betapa indah ciptaan-Nya ~ didianafitri

Indonesian female who wants to see the world with her own dream ~ didianafitriA bachelor of economic faculty from Andalas University, one of the top ten universities in Indonesia. Has a major interest on financial, people and culture matters since in senior high school. Actively participated in global student organization named AIESEC which focus on leadership and exchange programs, runs by students in more than 120 countries.Now, working at PT. Telekomunikasi Indonesia as a Internal Auditor since February 2016 and recruited by Management Trainee program.

Leave a Reply