Menjelajah Candi Ratu Boko

candi ratu boko

Sebagai warga kota Yogyakarta yang lahir, besar, dan mencari nafkah (juga istri :p) di Yogyakarta, saya justru jarang mengunjungi berbagai macam objek pariwisata di kota ini. Terkadang, saya malu saat berjumpa dengan kawan dari luar kota yang bertanya mengenai informasi tempat wisata di kota ini karena biasanya saya tak tahu banyak.

Begitu pula dengan Candi Ratu Boko. Meskipun objek yang satu ini boleh dibilang tidak kalah terkenal dengan Candi Prambanan maupun Borobudur, namun tetap saja saya belum sekalipun mengunjunginya. Vlog kali ini adalah kunjungan pertama saya ke Ratu Boko.

Melalui kunjungan ini, saya dan istri yang sama-sama belum pernah mengunjunginya sukses dibuat kagum dan takjub dengan apa yang kami temui di Ratu Boko. Betapa tidak, kawasan Ratu Boko ini membuat kami jadi berimajinasi dan berangan-angan, seperti apa kira-kira kehidupan para Raja dan keluarganya di kompleks keraton ini.

Kami amati, masih banyak reruntuhan yang sedang dipugar kembali. Senang rasanya melihat para pekerja dengan terampil merestorasi Ratu Boko. Kami tak sabar untuk melihat sejauh mana kompleks Ratu Boko ini akan berdiri kembali di masa depan. Seru rasanya mencoba untuk menghayati rutinitas kehidupan keluarga kerajaan di Ratu Boko ini. Kompleks keraton ini pun luas sekali dan cukup melelahkan jika kita berniat mengeksplorasinya secara menyeluruh. Tapi tenang saja, selain ada banyak pohon rindang yang bisa digunakan untuk berteduh kala Mentari menyengat, ada juga beberapa kios penjual makanan yang bisa membantu kita untuk sejenak melepas lelah sambil mnengusir dahaga.

Cerita Lain: Replika Kampung Halaman Zaman Dulu Sebagai Penawar Rindu

Kompleks Candi Ratu Boko adalah salah satu lokasi pariwisata purbakala yang amat kami rekomendasikan bagi teman-teman yang tertarik untuk menelusuri napak tilas kehidupan manusia di jaman dahulu kala. Melalui tempat ini, kami semakin mencintai negeri ini dan makin meyakinkan diri untuk tidak minder atau merasa rendah diri di hadapan bangsa lain, karena budaya kita tak kalah mengagumkannya~.

1 Comment

Leave a Reply