Ceritakan Duniamu Lewat Lensa dan Kata

gopr6992Pernah ada yang bertanya kepada saya seperti ini “kamu gak bosan jalan – jalan terus?” , “keuntungan kamu jalan – jalan terus apa sih ? bukannya ngabisin duit plus bikin kulit makin eksotis”, hingga “kok bisa sih jalan – jalan terus tiap bulan. Duitnya gak berseeri yah?”.

Pertanyaan seperti diatas sering sekali saya dapati ketika berkumpul bersama rekan – rekan yang notabene menghabiskan waktunya dengan pekerjaan kantor dan bermacet – macetan dijalan serta berdesakkan di commuterline.

Honestly, bukan bermaksud membuat teman – teman iri akan setiap jepretan dari lensa kamera ataupun postingan traveling di Blog yang sering saya share di sosial media. Semua itu saya lakukan untuk merekam jejak saya dalam menjelajahi keindahan bumi pertiwi.

Lahir dan besar di Indonesia dengan suku serta budaya yang amat kaya membuat saya haus akan menjejaki setiap daerah di Indonesia. Memang tidak sedikit biaya yang dikeluarkan untuk dapat berkeliling kesemua provinsi yang ada di Indonesia. Tapi percayalah selalu ada jalan bagi mereka yang berjuang ! karena hasil tidak akan pernah menghianati usaha.         Maka, izinkan saya untuk sedikit bercerita tentang pengalaman saya selama menjelajah Indonesia.

Keluar dari zona nyaman dari beragam fasilitas yang disediakan orangtua, membuat saya belajar  “mandiri” untuk menjalani kehidupan. Mengumpulkan receh demi receh untuk dapat bertahan hidup dikota orang dan menabung untuk hobi saya yakni “traveling” sampai akhirnya menjadi seorang “Travel Lifestyle Blogger” seperti sekarang ini.

Tak pernah terbayangkan pula bagi saya untuk dapat mengeksplor keindahan Indonesia Timur selama satu bulan menggunakan kapal perang kebanggaan Indonesia yakni KRI Banda Aceh 593 bersama pemuda – pemudi Indonesia dari berbagai wilayah. Sebuah kesempatan yang sangat berharga ketika kaki ini dapat menjejak pulau – pulau terluar di Indonesia Timur. Pulau Samalona di Makassar dengan airnya yang biru tosca, kemudian membuat jejak di Sorong sebagai pintu masuk Raja Ampat, dilanjutkan dengan berkunjung ke Goa Kristal di Kupang Nusa Tenggara Timur dan diakhiri dengan mengajar ke sekolah – sekolah yang ada di Saumlaki sebuah kota cantik di Maluku Tenggara Barat.

gopr6997
Bersama rekan perjalanan

Hal yang selalu membuat saya rindu akan perjalanan menggunakan kapal perang kebanggan Indonesia ini adalah kebersamaan, kekeluargaan dan kekompakan antar kapten, awak kapal, serta peserta Ekspedisi Nusantara Jaya. Ditambah lagi dengan menu makanan selama satu bulan berlayar yang sangat menganut “4 sehat 5 sempurna”.

Menu makanan selama di kapal
Menu makanan selama di kapal
Tradisi makan bersama di Lounge room
Tradisi makan bersama di Lounge room

Percayalah, melakukan perjalanan bersama dengan kapal perang sangat mengasyikkan.         Satu pesan saya bagi kalian penyuka tantangan, teruslah berjalan merekam jejak keindahan Indonesia dan bagikan keindahan Indonesia lewat lensa dan kata.

Oh ya jangan takut untuk melakukan perjalanan sendirian yah teman! Karena tuhan selalu bersama para pejalan!.

Salam…

 

Leave a Reply