Desa Cemoro Lawang, Sebuah Negeri di atas Awan

Pernah membayangkan Sebuah Negeri di atas Awan? Yap! Sebuah tempat yang dihuni oleh sebuah organisasi masyarakat atau sekumpulan orang yang hidup saling berdampingan, tetapi negeri mereka terletak di atas awan. Hah? kok bisa?

Dan tahukah kamu ? Indonesia punya beberapa tempat yang dijuluki negeri diatas awan. Soal keindahan alam, Indonesia memang tak ada duanya. Ribuan gunung membentang di Negeri Nusantara ini. Banyak masyarakat dahulu yang berkelana dan mencari tempat untuk menetap. Dan ternyata, ada banyak kelompok masyarakat yang memilih menetap di daerah dengan ketinggian diatas 1000 meter diatas permukaan laut. Artinya mereka menetap di pegunungan-pegunungan dan jauh dari dataran rendah. Nah, karena mereka tinggal dan mendirikan sebuah perkampungan di daerah ketinggian, bahkan sampai melewati ketinggian awan, jadi tampak seperti negeri diatas awan.

Salah satu negeri indah yang terletak diatas awan adalah Desa Cemoro Lawang. Desa ini terletak di Provinsi Jawa Timur, tepatnya di Probolinggo. Jika kamu sudah pernah ke Gunung Bromo, pasti kamu sudah melewati desa ini. Ya, desa ini terletak di kawasan Gunung Bromo dan merupakan salah satu keindahan panorama alam yang ditawarkan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Saya berkesempatan untuk menyaksikan keindahan desa diatas awan ini beberapa bulan lalu. Setelah sebelumnya hanya bisa terkagum-kagum menyaksikan keindahan alam bromo dari gambar-gambar di kalender, akhirnya saya memutuskan untuk berangkat menuju Gunung Bromo dan mencari keberadaan desa diatas awan ini.

Seperti perjalanan-perjalanan sebelumnya, Saya selalu melakukan perjalanan dengan cara Backpacker. Tujuannya adalah untuk menghemat dana dan ingin merasakan perjalanan yang sebenarnya. Saya berangkat dari Surabaya karena kebetulan posisi terakhir Saya waktu sedang di Kota Surabaya. Bersama seorang teman dari media sosial, namanya Mas Vander. Kami berangkat dengan sepeda motor menuju Probolinggo. Perjalanan sekitar 3 jam dari Kota Surabaya menuju gerbang masuk Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Berangkat pukul 12 malam dari Surabaya, Saya berharap sampai sebelum matahari terbit. Sekitar pukul 4 pagi, Kami sampai di Pintu masuk Gunung Bromo di Probolinggo. Udara sangat dingin pagi itu, Saya sudah memakai baju tebal dan dibalut 2 buah jaket serta menggunakan sarung tangan, tetap saja masih udara dingin masih membuat saya menggigil.

Setelah memasuki kawasan Gunung Bromo, kami memilih menepi sejenak ke sebuah warung kopi guna menghangatkan badan. Aku memesan secangkir kopi hitam dan gorengan yang sudah terlanjur dingi karena udara yang saya taksir mencapai 5 derajat celcius.

“Ayo den, sebentar lagi matahari terbit, ayo ke penanjakan, kamu mau melihat desa diatas awan, bukan?” Kata Mas Vander membuyarkan lamunan ku setelah menghabiskan secangkir kopi hitam.

“Wah, ayo mas, seperti apasih desa diatas awan itu” Balasku.

Kami langsung memarkirkan motor di tempat parkir yagn disediakan pemilik warung. Pagi itu tidak terlalu ramai karena memang bukan hari libur. Kebanyakan pengunjung adalah turis mancanegara dan beberapa turis lokal.

Aku dan Mas Vander berjalan kaki menuju penanjakan. Tapi karena lokasi spot penanjakan sudah di tempati beberapa orang, Mas Vander mengajak ku untuk sedikit memutar ke bawah kearah hutan.

“Kita mau kemana Mas?” Tanyaku.

“Sudah, Kamu ikut saja Den, ada spot yang lebih bagus dibawah sini untuk menyaksikan Negeri Diatas Awan.”
“Okay mas”

Setelah berjalan agak kebawah menuju hutan, akhirnya kami sampai di spot yang di bilang Mas Vander. Tidak ada orang lain disana selain kami. Matahari masih belum keluar sepenuhnya. Kami menunggu beberapa saat sampai akhirnya Sang Mentari yang di tunggu akhirnya datang dan memberi cahaya tepat ke negeri diatas awan, Desa Cemoro Lawang.

cemoro lawang
Matahari yang masih bersembunyi dibalik negeri diatas awan
cemoro lawang
Sungguh Negeri yang berada di atas awan. Sebuah pagi di Desa Cemoro Lawang

Rasa takjub yang tak tergambarkan begitu menyaksikan keindahan negeri di atas awan ini. Dulu Saya hanya menyaksikannya melalui foto-foto di kalender dan di majalah pariwisata. Akhirnya berkesempatan menyaksikannya secara langsung didepan mata.

Gelombang Awan di Cemoro Lawang
Awan yang bergelombang dan lembut membuai pagi di Negeri di atas awan, Desa Cemoro Lawang

Sebuah perkampungan lengkap dengan rumah-rumah dan perkebunan milik masyarakat tersusun indah di atas ketinggian negeri diatas awan ini.

Sungguh sebuah keindahan yang luar biasa
Sungguh sebuah keindahan yang luar biasa.

Follow instagram : @baratdaya_ ~ Seorang Pejalan amatir yang tidak tahan untuk tidak menjelajahi setiap jengkal sisi baik dari negeri ini.

Leave a Reply