Finding Paradise in Takabonerate

Post

“Tanah air ku tidak kulupakan
Kan terkenang selama hidupku
Biarpun saya pergi jauh
Tidakkan hilang dari kalbu
Tanah ku yang kucintai
Engkau kuhargai

Walaupun banyak negeri kujalani
yang mahsyur permai di kata orang
Tetapi kampung dan rumahku
Disanalah ku rasa senang
Tanah ku tak kulupakan
Engkau kubanggakan

Tanah air ku tidak kulupakan
Kan terkenang selama hidupku
Biarpun saya pergi jauh
Tidakkan hilang dari kalbu
Tanah ku yang kucintai
Engkau kuhargai’

Karya: Sundari Soekotjo

Setiap mendengar lagu ini entah mengapa sukma ini terasa begitu bergetar dan bulu kuduk ini senantiasa berdiri, yah lagu ini benar-benar mengilustrasikan perasaan yang mendalam disetiap sanubari rakyat Indonesia itulah yang senantiasa aku rasakan dan sayapun yakin teman-teman pun begitu. “Tanah airku tidak terlupakan kan terkenang selama hidupku” sepenggal lagu yang mengingatkanku akan betapa indahnya negeriku Indonesia. Indonesia yang kaya akan suku, pulau, dan keindahan alam. Berawal dari ketertarikan dalam indah dan besarnya pulau Indonesia sedikit demi sedikit saya mencoba datang dan menjelajah di setiap kota, pulau besar dan bahkan pulau kecil, belum semuanya karena sekali lagi Indonesia itu begitu luas dan unik. Berawal dari traveling menikmati keindahan kota, desa dan daerah lalu beralih menikmati keindahan pantai dan memulai belajar snorkeling, akhirnya saya menemukan sisi lain yang indah, menawan dan sangat unik yakni tentang keindahan bawah laut Indonesia.

Semakin hari semakin besar gemuruh jiwa ini untuk semakin tahu, melihat dan merasakan sensasi-sensasi keunikan bawah laut Indonesia. Tahukah kalian bahwa kehidupan dibawah laut itu begitu cantik nan indah? Melihat indahnya warna warni coral, ikan-ikan laut yang berwarna-warni dari yang tidak berbahaya sama yang beracun dan mematikan, dari penyu yang berenang bebas kesana-kesini, dari hiu yang kecil sampai yang besar, bahkan hewan-hewan yang kecil sekali seperti Mollusca, Nudy Branch, dan sotong yang hitam besar sampai yang kecil berwarna pelangi?

Saat tenang di rumah suatu malam, tiba-tiba saya mendapat notification dari social media, saat itu teman saya menawarkan sebuah perjalan menuju pulau TAKABONERATE, sebuah trip snorkeling yang juga bisa mengakomodir kegiatan diving. Nama pulau yang sangat asing di telinga saya, yang tak pernah terdengar sekalipun tentang keberadaannya. Akhirnya saya mencoba browsing dan mencari tahu sebanyak mungkin informasi mengenai tempat ini. Wow!! Ternyata Indonesia termasuk dalam Atol terbesar ketiga di Dunia dan itu ada di Takabonerate, dan melihat beberapa posting foto yang ada tempat ini sangat menarik untuk dikunjungi karena selain masih jarang diketahui saya rasa tempat ini masih begitu asri dan bawah lautnya masih begitu indah. Takabonerate itu mempunyai arti kepulauan koral yang tertutup pasir putih, luasan atoll ini mencapai 220.000 hektar dengan sebaran terumbu karang yang mencapai 500km, bisa dibayangkan teman-teman betapa luas dan banyaknya lokasi di Takabonerate yang bisa dijelajahi dengan snorkeling maupun diving. Akhirnya saya pun memutuskan untuk mengikuti kegiatan trip ini.

Meeting point trip ini berada di Makasar, perjalanan saya pun dimulai dari kota Yogyakarta, dengan pesawat penerbangan langsung. Sesampainya disana bertemulah saya dengan rombongan yang lainnya yang berjumlah 16 orang. Setelah itu perjalanan kami pun dilanjutkan dengan pesawat baling-baling menuju pulau Selayar. Dengan pesawat ini, getaran dan suara baling-baling berputar terkadang membuat ciut suasana hati, tetapi sesaat memalingkan wajah ke jendela kecil itu kamu akan terpesona pemandangan dari atas yang memukau mata penglihatan. Awan, biru tua dan mudanya laut, biru langit, putih pasir dan hijau tumbuhan seolah seperti  melihat lukisan. Nah sesampainya kami di Selayar, dari sini kita harus menyewa mobil untuk mengantarkan kita menuju pelabuhan yang perjalanan daratnya kurang lebih 1 jam. Oh yaa.. jangan lupa untuk membeli tiket ke Selayar jauh-jauh hari karena kapasitas sangat terbatas dan karena ini acara rombongan jangan sampai rekan perjalanan kalian tertinggal ya ;).

img_0438takabonerate aroepala bandara aroepala

Buat temen-temen yang mabuk laut atau mudah lelah, kalian harus banget persiapin fisik kalian untuk datang ke Takabonerate, kenapa? Karena setelah ini perjalanan ke Tinabo kecil membutuhkan waktu sekitar 4-5 jam perjalanan laut dengan menggunakan kapal nelayan, bukan speed boat atau kapal penyeberangan loh. Apalagi kalau sedang pasang atau ombak besar, waaaaaah!! Yang sabar ya hahahaa… but don’t worry just be happy, guys, karena apa? Semua perjalanan berat nan jauh nan melelahkan jiwa raga ini sampai seperti butiran debu yang tidak tahu jalan pulang ini, akan terbayar lunas! Coba simak deh penampilan dari foto-foto ini.

img_0278 img_0283tinabo tinabo

Cottage di Takabonerate ini hanya ada di pulau Tinabo kecil, terdiri dari kamar AC dengan kamar mandi dalam dan kalau penuh disediakan tenda juga. Uniknya dari tempat ini pulau ini tidak ada sinyal handphone, Yeiiii!!, ko seneng banget sih? Iya dong, dengan tidak adanya sinyal maka kamu akan bener-bener nikmatin yang namanya liburan ini dan bersosialisasi dengan semua teman rombongan seperjalanan kamu. Listrik di pulau ini nyala setelah jam 6 ya temna-teman, disini juga ada warung yang menyediakan snack, sabun cuci, mandi, dan baju-baju buat oleh-oleh dan bagus-bagus loh design-nya. Oh ya sebagai informasi kamar mandinya, mandinya pakai air asin kalau mau mandi pakai air tawar kalian harus merogoh kantong sebanyak 35 ribu untuk satu dirigen. Biaya kamar sekitar 200 ribu, harga baju 95 sampai 115 ribu. Disini juga menfasilitasi bagi kalian yang mau diving asal punya lisence ya, itu seharga 250 ribu sehari, tapi saran sih kalau bisa bawa alat sendiri karena waktu itu saya pakai beberapa alat disana dan beberapa sudah mengalami kerusakan.

Oke selanjutnya, yang ditunggu-tunggu, seindah apa sih Takabonerate?? Check it now, Disini kalian bisa bermain dengan baby shark, Hah apa tidak digigit nanti? Jelas tidak dong, mereka sudah sangat jinak tidak perlu di buat pembatas jala, karena memang disinilah tempat mereka berkumpul, bermain dan belajar. “they do not being afraid with human, they just playing, bitting stuff, and keep being shark, because they are shark!”. Kalian juga bisa beli ikan segar di warung untuk memberi mereka makan dan berkumpul, dan rasakan sensasi mereka melewati kaki kita, geliii…geliiii…gimana gitu, hahaa.

DCIM115GOPRO

DCIM123GOPRO

baby shark

Yang kedua, kamu akan terpukau dengan indahnya panorama sunset di pulau ini yang bercampur dengan uniknya hiasan awan di langit. Perpaduan warnanya yang saling menarik, antara kuning, orange dan jingga yang mewarnai langit sore hari. Kegiatan sore di pulau ini menarik banget, bener-bener seperti taman bermain, foto-foto keliling pulau, main kano, main pantai, dan tiduran di hammock. Benar-benar tidak membosankan sama sekali disini, 4 hari bersama teman-teman akan menjadi kenangan dan liburan terindah!.

img_0465 img_0447 img_0448 img_0456 img_0452

tinabo sunset di tinabo yoga tinabo cano

img_0469

 

Yang ketiga, kalian pernah dong nonton film-film barat yang memperlihatkan indahnya malam penuh bintang dengan milkyway di langit? Itulah yang menjadi penghias malam-malam kita di pulau ini. Nah, waktu itu saya dan teman-teman tidur di tenda dan bisa dibayangkan dong betapa hidupnya malam-malam yang kami lalui dengan milkyway sebagai tenda utama kami. Trip kali ini harus bermodalkan kamera perang foto-foto bawah laut dengan red filter dan untungnya ada Paskal dia bisa memotret langit malam kala itu. Makanya foto-foto trip kami ini warna-warni coral-nya bisa kelihatan banget. Makasih paskal.. Selain bisa melihat milkyway setiap malam kita juga bisa melihat bintang jatuh, boro-boro bisa nemuin hal ini di desa atau di kota, jarang banget. Ditambah menikmati malam dengan canda gurau bersama temen-teman, nyanyi bareng, candaan bareng, tiduran depan tenda sambal liatin langit menawan.

img_0391

Seperti yang saya bilang sebelumnya coral disini indah-indah banget. Yang perlu teman-teman ketahui pemandangan bawah laut dari satu pulau itu tidak akan pernah sama dengan pemandangan pulau lain, karena setiap pulau memiliki keindahan dan keunikannya masing-masing. Dan yah disini itu BAGUSSSS BANGET… Buat teman-teman yang mau kesini tetap harus dijaga ya kelestarian alam kita ini, bertanggungjawablah dalam merawat, jangan buang sampah sembarangan apalagi coret-coret nama di karang. Apalagi Takabonerate ini masih asri banget jangan sampai ya jadi rusak.

img_0395 img_0397

DCIM116GOPRO

DCIM116GOPRO

DCIM117GOPRO

DCIM118GOPRO

DCIM118GOPRO

DCIM119GOPRO

DCIM115GOPRO

img_0444

DCIM116GOPRO

DCIM120GOPRO

DCIM121GOPRO

DCIM124GOPRO

img_0418 img_0408 img_0402 img_0401 img_0382 img_0458 img_0381

Pertama kali saya kesini itu bulan Mei, dan pada bulan Oktober saya kesini lagi, bedanya adalah yang kedua saya dive trip dan LOB (Live on Board) jadi tidak tidur di darat selama 5 hari, sepanjang hari di laut dan di kapal. Ada plus minusnya sih kalau naik kapal jelas lebih mahal dari segi biaya, tapi dapat air bersih dan makan enak. Kenapa yang kedua dengan dive trip karena saya pengen tahu lebih banyak lagi tentang keindahan bawah lautnya. Banyak juga hewan-hewan bawah laut yang tidak saya temui waktu trip yang pertama. Kami juga sempat bermain kerumah gua hiu sayangnya ibu hiu lagi tidak dirumah, kapan-kapan kalau mau main suruh telepon dulu katanya, hahahaa…. Saat itu saya juga beruntung bisa melihat Leopard Shark disini.. Nah untuk trip yang kedua mari lihatlah :

img_4563 img_4574 img_4612 img_4382

XIAOYI
img_4334
XIAOYI
XIAOYI

XIAOYI

XIAOYI
XIAOYI

XIAOYI

XIAOYI

XIAOYI

XIAOYI

XIAOYI

XIAOYI

XIAOYI

XIAOYI

Oh ya mungkin teman-teman bertanya ko gambarnya trip yang pertama dan kedua terlihat berbeda, iya kalau yang trip kedua ini pakai kamera yang biasa-biasa saja dan tidak pakai red filter, karena menyelam di kedalaman 20-30 meter otomatis warna yang mendominasi gambar warna biru deh. Tapi ada juga beberapa yang saya dapat dari kamera teman trip saya Fauzan Muhammad dan Chandra Sugondo.

Saya juga mau share itinerary perjalanan kemarin:

Day 1:

  1. Meeting point Bandara Makassar sebelum jam 07.00
  2. Goes to Selayar jam 10.00
  3. Perjalanan menuju pelabuhan
  4. 5 jam sampai Tinabo kecil
  5. Acara bebas

Day 2:

  1. Tinanja Besar
  2. Tinanja Kecil (coral garden)
  3. Lamungan (sumur ikan)
  4. Acara bebas

Day 3:

  1. Tarupa kecil (pinky fish)
  2. Jelajah kampong bajo
  3. Tarupa kecil (hantu ceria)
  4. Acara bebas

Day 4:

  1. Tarupa besar (tata utara)
  2. Tinabo besar (kima)
  3. Acara bebas
  4. Perjalanan nyebrang ke Selayar

Untuk itinerary dive trip kurang lebih sama. Untuk trip pertama kisaran biaya total beserta pesawat sekitar 5 juta dan untuk trip kedua include pesawat  sekitar 12-13 juta. Ko bedanya jauh? Iya yang kedua dikarenakan khusus dive trip, makan, mandi, tidur semua di Kapal, saat itu kita menggunakan Kapal Blue Dragon, makanannya pun nuansa makanan Barat. Fasilitas kamar AC, kamar mandi dalam, air tawar dan ada hot water. Oleh karena itu perbandingan harga jauh.

Saya sertakan juga nomor kontak person yang bertanggungjawab disana:

  1. Koperasi Wana Bahari, jl. S. Parman 40 Benteng, Selayar. Contact : Saleh Rahman 08124191113, email: [email protected]
  2. Usaha angkutan Jl. Mallengkeri no.9 Makassar (0411)5048232, Selayar (0414)22489

Senang bisa berbagi keindahan Indonesia bersama teman-teman semua. Jangan pernah lupakan tanah air kita, jadilah generasi yang selalu menjaga dan memajukan negara kita tercinta ini.

Selamat hari Pemuda Indonesia semuanya. Saksikan video ini yaa.,

/>
/>

Terima kasih juga buat Agung, Paskal, Kohstip, Hendrik, Anwar, Hafiz, Kak Matahari, Kak Nila, Nisa, El, Puput, Incess, Feby, Kiza, Fira dan Kak sari.( Friends Trip 1). Pak Chandra, Pak Fanto, Pak Lintong, Mas Sony, Mas Wisnu, Mas Ozan, Mas Agung, Mas Rizky, Mas Oki, Mas Mahesa, Mas Restu dan Mbak Yari.

Apa kata heroes lainnya?

You must be logged in to post a comment.