Gunung Tercantik Se-Asia Tenggara Ada Di Indonesia – Mt. Rinjani 3726 mdpl


Indonesia merupakan negara kepulauan dan memiliki ratusan gunung api yang membentang mulai dari Sabang sampai Merauke. Setiap gunung di Indonesia memiliki keindahannya masing-masing, namun gunung Rinjani mempunyai daya tarik tersendiri yang bisa membuat pendaki lokal dan mancanegara yang ingin Mengunjunginya. Ada teman saya yang pernah ke Rinjani bilang “siapkan kamera mulai dari basecamp karena sepanjang perjalanan kamu akan disuguhkan pemandangan yang luar biasa”. Mendengar hal itu saya dan 2 teman semakin tidak sabar untuk menggapai puncak Rinjani yaitu “Puncak Dewi Anjani”.

Bulan April 2014 Saya dan 2 teman saya merencanakan perjalanan untuk ke Rinjani tanpa porter dan guide, semua disiapkan mulai dari itinerary, alat mendaki, logistik, tiket pesawat, hotel dan akomodasi selama di lombok. Dipilihlah bulan Mei 2014 mulai dari tanggal 24 Mei – 2 Juni 2014 Kita akan explore pulau Lombok sekitar 9 hari.

Singkat cerita tanggal 24 Mei malam kami sampai di lombok, sesampainya di bandara langsung cari mobil yang bisa anter kami ke rumah kak Ani. Kak Ani ini orang Makassar yang tinggal dan kerja di Mataram dan beliau adalah kenalan teman saya, hhehe biasa cari tumpangan yang gratiiiss :D. Sampai rumah kak Ani sekitar jam 12 malam, ngobrol sebentar langsung istirahat karena jam 4 harus sudah bangun dan kami akan menuju basecamp Rinjani di Sembalun. Setelah solat subuh langsung berangkat ke sembalun pakai mobil yang sudah disewa oleh kak Ani, pamitan langsung cuss perjalanan sekitar 3-4 jam dari mataram ke basecamp Sembalun. Sekitar jam 08.00 pagi sampai di basecamp lalu registrasi isi data pendaki + bayar retribusi kemudian kita sarapan pagi dan repacking carrier masing-masing karena pendakian akan dimulai.

Bandara Praya Lombok
Bandara Praya Lombok
Disambut dengan banner destinasi pulau Lombok
Disambut dengan banner destinasi pulau Lombok
Ini teman saya namanya Aris :D
Ini teman saya namanya Aris 😀

Setelah selesai registrasi dan packing ulang kami bertiga mulai melakukan pendakian sekitar jam 10.00 pagi tanpa porter dan guide. Perjalanan dari basecamp ke pos 1 sekitar 2-3 jam perjalanan dengan pemandangan gunung Rinjani yang terlihat sangat jauh, trek menuju pos 1 berupa kebun dan ladang penduduk sekitar. FYI kami sarankan untuk yang mau naik gunung Rinjani start dari sembalun sebaiknya dimulai pagi-pagi karena apabila dimulai jam 10 seperti kami matahari terasa berada diatas kepala, sangat panas karena bulan mei sudah masuk musim panas. Setelah sampai di pos 1 istirahat nyemil makanan ringan dan minum-minum.

Perjalanan dimulai
Perjalanan dimulai
POS 1 masih jauh
POS 1 masih jauh
Lumayan menguras tenaga dengan cuaca panas seperti ini
Lumayan menguras tenaga dengan cuaca panas seperti ini
Sampai POS 1 disuguhi pemandangan savana yang berwarna kekuningan
Sampai POS 1 disuguhi pemandangan savana yang berwarna kekuningan
Hamparan Savana Indah
Hamparan Savana Indah
Sepanjang perjalanan dari Basecamp sampai POS III kurang lebih seperti ini
Sepanjang perjalanan dari Basecamp sampai POS III kurang lebih seperti ini

Karena bulan Mei ini libur panjang sehingga yang mendaki Rinjani cukup banyak mulai dari domestik hingga turis mancanegara. Pemandangan di pos 1 sungguh indah dengan hamparan tumbuhan yang berwarna kekuningan, indah sekali bumi pertiwi.

Sekitar 1/2 jam istirahat di pos 1 lanjut ke pos 2 dengan pemandangan yang sangat indah, disini terlihat pulau2 kecil yang berada disekitar pulau lombok. Di pos 2 ini tersedia mata air, akhirnya teman saya yang mengambil air karena persediaan air sudah mulai berkurang gara2 cuaca panas dan saya menjaga carrier yang kami bawa.

Lanjut ke pos 3 kabut mulai turun dan cuaca mulai mendung gerimis. Benar apa yang teman saya bilang ternyata dari awal pendakian kita akan disuguhkan pemandangan yang luar biasa indah. Untuk menuju pos 3 perjalanan sekitar 4-5 jam dengan jalanan yang licin karena gerimis yang turun. Akhirnya sekitar jam 8 malam kami sampai di pos 3 dan mendirikan tenda lalu istirahat, perjalanan menuju Plawangan Sembalun dilanjut besok pagi.

Camping di POS III
Camping di POS III

Pagi-pagi kami bangun beresin tenda dan packing ulang untuk melanjutkan ke Plawangan Sembalun. Trek dari pos 3 ke Plawangan Sembalun sudah terkenal oleh para pendaki dengan nama “Bukit Penyesalan”. Disebut bukit penyesalan karena kita akan menaiki 7 bukit untuk sampai di tempat camp berikutnya yaitu Plawangan Sembalun. Sampai di Plawangan Sembalun “Masya Allah” pemandangan sangat indah terlihat danau segara anak, gunung baru jari dan puncak rinjani. Kami langsung mencari tempat untuk mendirikan tenda, pemandangan disini sulit untuk diungkapkan langsung lihat foto-fotonya saja 🙂

Pemandangan di Plawangan Sembalun Camp kedua kami
Pemandangan di Plawangan Sembalun Camp kedua kami
Dari sini terlihat trek menuju puncak Rinjani
Dari sini terlihat trek menuju puncak Rinjani
Menikmati pemandangan
Menikmati pemandangan
Sunset di Plawangan Sembalun
Sunset di Plawangan Sembalun
View lain dari Plawangan Sembalun
View lain dari Plawangan Sembalun
Menikmati danau Segara Anak yang terlihat dari atas
Menikmati danau Segara Anak yang terlihat dari atas

img_7084

Menikmati pemandangan sambil bercerita... indahnyaaa
Menikmati pemandangan sambil bercerita… indahnyaaa
Indahnya kebersamaan
Indahnya kebersamaan
Happy traveling
Happy traveling
Belum puas menikmati pemandangan indah ini
Belum puas menikmati pemandangan indah ini
Pura-pura masak
Pura-pura masak
Sunset di Plawangan Sembalun
Sunset di Plawangan Sembalun
Sunset di Plawangan Sembalun
Sunset di Plawangan Sembalun
Negeri diatas awan
Negeri diatas awan

Pagi-pagi sekali kami bangun sekitar pukul 02.00 untuk menanjaki puncak Rinjani, sarapan + persiapan summit attack.

Matahari mulai keluar dari peraduan
Matahari mulai keluar dari peraduan
Belum sampai puncak pemandangannya seperti ini
Belum sampai puncak pemandangannya seperti ini
Puncak RInjani terlihat jauh dimata dekat dihati
Puncak RInjani terlihat jauh dimata dekat dihati
Belum sampai puncak sudah disuguhi pemandangan seperti ini
Belum sampai puncak sudah disuguhi pemandangan seperti ini

Sampai puncak kira-kira jam 9 pagi jam 11 kami turun ke plawangan sembalun untuk melanjutkan perjalanan ke danau segara anak yang tadi terlihat diatas puncak Rinjani.

Akhirnya sampai puncak Dewi Anjani
Akhirnya sampai puncak Dewi Anjani
Awannya
Awannya
stunning
stunning
Foto wajib klo sampai puncak gunung
Foto wajib kalo sampai puncak gunung
Gaya nih om Aris cium bendera
Gaya nih om Aris cium bendera
Ini ibu-ibu yang berhasil ke puncak Rinjani, katanya umur si Ibu ini sekitar 40 tahun.. keren
Ini ibu-ibu yang berhasil ke puncak Rinjani, katanya umur si Ibu ini sekitar 40 tahun.. keren
Ambil nafas panjang-panjang
Ambil nafas panjang-panjang
Lukisan alam
Lukisan alam
Terlihat danau Segara Anak diatas Puncak Rinjani
Terlihat danau Segara Anak diatas Puncak Rinjani
Terima kasih Tuhan, Indoensia Indah
Terima kasih Tuhan, Indoensia Indah

img_7209

Pendaki terlihat kecil disini
Pendaki terlihat kecil disini
hmmpp
hmmpp
I Love Indoensia
I Love Indoensia
Indahnya
Indahnya
Selalu bawa bender Indonesia kemanapun pergi
Selalu bawa bender Indonesia kemanapun pergi
Disini terlihat pendaki yang sedang turun dan naik Rinjani
Disini terlihat pendaki yang sedang turun dan naik Rinjani
Aris yang nampak kelelahan
Aris yang nampak kelelahan
Thank God
Thank God

Sekitar jam 11.00 Siang kami langsung turun ke Plawangan Sembalun untuk melanjutkan perjalanan ke danau Segara Anak yang terlihat di puncak tadi. Sampai Plawangan Sembalun masak makan siang kemudian istirahat sebentar dan kira-kira jam 15.00 kami berangkat menuju danau Segara Anak

Turun gunung
Turun gunung
breathtakingly
breathtakingly

img_7329

Great!!
Great!!
kumpulan awannya menakjubkan
kumpulan awannya menakjubkan

Perjalanan dari Plawangan Sembalun ke Danau Segara Anak sampai malam kira-kira jam 21.00. Perjalanan sangat lelah karena trek turun dengan batu-batu yang curam ditambah dengan perjalanan malam hari membuat kami harus berhati-hati. Kami tidak sempat mengeluarkan kamera disini karena jalanan licin dan agak sedikit was-was dengan keadaan sekitar, tau lah hhehe.

img_7348

Air terjun aliran dari Sagara Anak, dibawahnya ada mata air panas
Air terjun aliran dari Sagara Anak, dibawahnya ada mata air panas
Pemandangan camp di Segara Anak
Pemandangan camp di Segara Anak
Ini dia danau Segara Anak dilihat dari dekat
Ini dia danau Segara Anak dilihat dari dekat
Gunung baru jari
Gunung baru jari
Gunung baru jari
Gunung baru jari

img_7363

Danau Segara Anak
Danau Segara Anak
di danau ini banyak ikan sehingga pendaki banyak yang melakukan aktivitas memancing seperti si Aris ini hhe
di danau ini banyak ikan sehingga pendaki banyak yang melakukan aktivitas memancing seperti si Aris ini hhe

setelah mandi dan sarapan kami melanjutkan perjalanan ke Plawangan Senaru kemudian dilanjutkan ke desa Senaru. perjalanan dimulai jam 11.00 siang dan sampai desa Senaru sekitar pukul 00.30 pagi. selama perjalanan ini saya tidak mengeluarkan kamera karena baterai sudah low dan perjalanan kali ini sungguh melelahkan tidak sempat untuk berfoto-foto padahal pemandangannya sangat indah tidak kalah indah dengan Sembalun. Semoga suatu saat nanti saya bisa kembali ke gunung tercantik se-asia tenggara ini, Aamiin.

FYI

  • Tiket pesawat Jakarta – Lombok mulai 1,4jt PP
  • Sewa mobil Dari bandara ke mataram 150rb
  • Sewa Mobil dari Mataram ke desa Sembalun kurleb 500rb (supir + Bensin)
  • Simaksi Rinjani 5000/orang
  • Sewa Mobil dari desa Senaru ke pelabuhan bangsal kurleb 350rb (supir + Bensin)
  • pendakian bisa dimulai dari desa sembalun/desa senaru
  • apabila naik dari desa sembalun maka disarankan untuk turun lewat senaru atau sebaliknya karena sembalun dan senaru memiliki trek dan pemandangan yang sangat berbeda
  • bawa buah-buahan yang segar seperti nanas, mangga, dll. karena cuaca pas bulan mei sangat panas
  • di desa senaru/sembalun tersedia jasa guide dan porter dengan harga yang berbeda-beda, kami sengaja tidak pakai guide dan porter karena ingin menantang keberanian kami yang belum pernah merasakan jalur Rinjani
  • bawa jaket yang tebal karena pas summit ke puncak angin berhembus sangat kencang, ditengah perjalanan saat ke puncak kami melihat pendaki yang kedinginan (hypotermia)
  • pada saat summit sisakan air untuk perjalanan turun ke plawangan sembalun karena pengalaman kami kekurangan air sehingga ketika turun ke plawangan sembalun air sudah habis
  • pos II Sembalun tersedia air dan di segara anak ada mata air untuk persiapan turun gunung
  • keep safety first guys

Pecinta Tanah Air Dari Sabang sampai Merauke... Ayo keliling Indonesia!!!

Leave a Reply