Hari Pahlawan, Yuk Main ke Museum-museum di Jakarta

Setiap tanggal 10 November pasti sudah tahu kan kita merayakan hari apa? Yup, Hari Pahlawan. Banyak kegiatan nih yang bisa kita lakukan untuk merayakannya. Kalau kamu suka baca, sila baca kisah-kisah pahlawan Indonesia yang kamu kagumi, atau menonton film Indonesia yang bertemakan sejarah. Dan, tentu saja mengunjungi museum-museum yang memuat semua kisah dan bukti perjuangan negara kita ini. Di tulisan kali ini, kamu akan membaca lima museum di Jakarta yang wajib banget untuk kamu kunjungi bersama keluarga atau teman.

Ternyata banyak manfaat lho jika kita mengunjungi museum. Mulai dari menambah pengetahuan dan informasi, memberikan nuansa liburan kamu lebih berbeda, mendapat sudut pandang waktu yang lebih jelas dan luas, hingga sebagai referensi visual. Yuk, ditengok museum-museum apa saja yang wajib dikunjungi oleh kalian semua, terutama buat para generasi milenial nih.

Museum Sejarah Jakarta (Museum Fatahillah)

Hayo, ngaku siapa yang belum pernah ke museum kece satu ini? Bisa dikatakan museum yang berada di kawasan Kota ini menjadi museum favorit para anak muda perkotaan, lho. Selain karena gedungnya yang bergaya Eropa lama dan kerap dijadikan latar foto, di sini kita bisa belajar tentang sejarah Jakarta. Di Museum Fatahillah juga terdapat bekas penjara bawah tanah yang dulu memang sempat digunakan saat zaman penjajahan Belanda. Selain itu, di Museum Sejarah Jakarta ini terdapat berbagai ruang yang pasti akan memberikan kamu banyak informasi, seperti Ruang Tarumanegara, Ruang Fatahillah, Ruang Jayakarta, hingga Ruang M.H Thamrin. Oh iya, gedung ini dibangun pada tahun 1620 sebagai gedung balai kota oleh Gubernur Jenderal Jan Pieterszoon Coen.

Museum Nasional Republik Indonesia (Museum Gajah)

Ini dia salah satu museum kece di Jakarta, Museum Gajah (Sumber: www.turwisatajakarta.com)

Eit, ini bukan Monas (Monumen Nasional) ya melainkan sebuah museum pertama dan terbesar di Asia Tenggara, yups tidak lain tidak bukan Museum Nasional RI alias Museum Gajah. Pada dasarnya, museum yang berada di kawasan Medan Merdeka Barat ini memamerkan banyak sekali benda-benda kuno dari seluruh nusantara. Di sini kamu juga bisa melihat berbagai macam hasil karya suku-suku yang ada Indonesia, mulai dari patung hingga kain tenun. Museum Nasional didirikan pada tahun 1862 dengan tujuan menelaah riset-riset ilmiah di kawasan Hindia Belanda.

Museum Taman Prasasti

Kamu juga wajib nih untuk mengunjungi museum satu ini (Sumber: www.travel.kompas.com)

Museum satu ini berada di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, dan merupakan sebuah museum outdoor. Di sini juga kerap dijadikan latar tempat foto, lho. Museum Taman Prasasti pada dasarnya adalah sebuah cagar budaya peninggalan masa kolonial Belanda yang memiliki prasasti nisan-nisan kuno. Di sini kamu juga bisa melihat makam-makam tokoh yang berperan banyak dalam sejarah Indonesia, seperti makam Soe Hok Gie (aktivis pergerakan mahasiswa tahun 1960-an), Miss Riboet (tokoh opera tahun 1930-an), Dr. H.F Roll (Pendiri STOVIA), dan masih banyak lagi. Museum Taman Prasasti ini didirikan pada tahun 1795 guna menggantikan kuburan lain di sebuah gereja.

Museum Kebangkitan Nasional

Yuk, menengok tonggak kebangkitan nasional di museum sau ini (Sumber: www.okezone.news.com)

Museum satu ini pasti akan memberikan kamu banyak sekali informasi mengenai organisasi pergerakan modern, yakni Boedi Oetomo (Budi Utomo). Museum Kebangkitan Nasional berada di kawasan Abdurahman Saleh, tidak jauh dari RS Gatot Soebroto. Sebelum dijadikan sebuah museum, dulunya tempat ini adalah sebuah sekolah kedokteran yang didirikan oleh Belanda, biasa dikenal STOVIA atau Sekolah Dokter Bumiputera. Seluruh koleksi yang berada di museum ini dipamerkan dalam beberapa ruang, seperti Ruang Awal Pergerakan, Ruang Kesadaran Nasional, Ruang Pergerakan, dan Ruang Memorial Boedi Oetomo.

Museum Joeang ’45

Mau tahu lebih jauh tentang perjuangan detik-detik proklamasi RI? Yuk ke Museum Joang 45 (Sumber: www. indonesiakaya.com)

Sebelum menjadi sebuah museum, tempat ini adalah sebuah hotel, yakni Schomper Hotel yang didirikan pada tahun 1920-1938. Kemudian, pada tahun 1974 tempat ini diresmikan menjadi sebuah museum oleh Bpk. Presiden Soeharto saat itu. Museum Joang ’45 berada di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Museum Joang ’45 banyak memamerkan lukisan peristiwa seputar proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.

Bukan hanya itu, di sini juga terdapat diorama yang menggambarkan suasana Gedung Menteng 31 pada masa kemerdekaan dan orasi Presiden Soekarno dalam rapat besar di lapangan IKADA pada tanggal 19 September 1945. Di Museum Juang’45, selai dokumentasi sejarah para pengunjung pun dapat menikmati pojok multimedia, bioskop Juang ’45 yang menayangkan berbagai macam film tentang perjuangan, perpustakaan referensi sejarah, serta child room.

Nah, itulah lima museum di Jakarta yang wajib kamu kunjungi. Lewat museum, kita bukan hanya diajarkan untuk melihat sejarah tetapi juga dapat memetik semangat perjuagan yang ditorehkan oleh para pendahulu kita untuk negeri ini. Masa iya, kita hanya tinggal menikmati saja hasil kerja keras para pahlawan tanpa ingin mengetahui lebih tentang perjuangan mereka? Oleh karena itu, yuk ke museum di Hari Pahlawan ini!

Educating the mind without educating the heart is no education at all.

Leave a Reply