IKAN YANG KAMU MAKAN BISA JADI DARI DANAU TEMPE

Please guys, nggak usah tanyain kenapa namanya Danau Tempe bukan danau tahu, danau cireng, danau empek-empek eh disini ada yang jual empek empek nggak? Gue lagi pengen banget nih eh loh loh, ah fokus gisel nulisnya fokuuus.

Danau Tempe ini adalah mascot kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan guys, dan danau ini adalah sumber penghasilan warga sekitar danau ini. Asal kalian tau aja yah guys, danau tempe ini adalah danau air tawar penghasil ikan terbesar di Asia Tenggara dan hasilnya udah ter-expor ke hampir segala bagian Asia gan, nah lu lagi makan ikan air tawar? Bisa jadi itu ikan yang di Danau Tempe loh hihi. Kalian penasaran kan gimana caranya buat bisa lihat danau ini? So cek it out~

Kalo kalian orang luar Sulawesi dan ingin menuju kesini, otomatis kalian bakalan memulai perjalanan dari kota Makassar, nah jarak kota Makassar ke kabupaten Wajo ini kurang lebih 200KM jadi kalian bisa menggunakan mobil penumpang dengan tarif Rp 100.000/Orang yang bisa kalian cari di terminal maupun di pinggir jalan poros. Sesampainya di kabupaten Wajo suruh aja pak sopirnya nembak kamu eh salah suruh aja pak sopirnya berhenti di terminal atau kalau mau lebih Instant lagi suruh aja pak sopirnya nganterin ke Jalan Udang atau Jalan 45 tempat dermaga buat nyewa perahu dan siap siap mengintari danau tempe.

Jika kalian sudah sampai di dermaga, akan banyak kapal kapal eh bukan kapal sih soalnya ukurannya kecil hihi, jadi lebih kek Perahu gitu hihi. Kalo nggak mau pusing sih nyari yang mana kalian bisa menghubungi langganan gue yang bernama Kak Hedi (0823-4732-4857), Doi ini jomblo loh hihi eh fokus ah. Harga sewa perahu mulai Rp 100.000 dengan kapasitas 4 orang, jika udah dapat perahu cus dan kenain pelampung dan kita siap jalan jalan di Danau Tempe ini.

Dalam perjalanan mengitari danau tempe kita bakalan di sajikan dengan pemandangan Encek gondok sepanjang mata memandang ingat encek gondok yaah bukan abang kumis tipis yang lagi gondokan guys. 15 menit di perahu sang pengemudi perahu *ini istilahnya apasih* bakalan singgah di rumah terapung guys. Rumah terapung? Iyya rumah terapung, disini ada penduduk yang tinggalnya nomeden atau berpindah pindah ngikutin arus danau aja. Mereka inilah yang hidup dengan mata pencaharian sebagai Nelayan. Singgah di rumah terapung seru banget loh apalagi jika sang pemilik rumah menyajikan Pisang Goreng dan Teh tawar hangat  beeeeuh ngalahin nikmatnya pelukan mu deh bang hihi.

Sudah cukup puas nikmatin suasana danau tempe dari atas rumah terapun dan udah kenyang dengan sajian pisang goreng dan es teh tawar saatnya pulang, Ohiya guys menurut gue kalian bagusnya itu start dari dermaga jam 3an jadi kalian bisa nikmatin sunset selama perjalanan pulang yang Unch bet dah guys.

Kalo kalian mau dapat feelnya yang lebih, kalian bisa datang pada bulan Juli kerena akan diadakan festival Maccera’ Tappareng atau mensucikan danau dan diiringin beberapa lomba warga lainnya. So? Jangan cuman ikannya danau tempe doang yang dimakan, jalan jalan juga dong ke tempatnya hihi.

Apa kata heroes lainnya?

You must be logged in to post a comment.