Jelajah Tanah Minang, dari Istano Basa Pagaruyung hingga Jam Gadang

Ada Apa Hayo?

Melanjutkan cerita Padang pertama di sini, ini pertama kalinya saya mengunjungi Tanah Minang. Perjalanan sudah melewati Air Terjun Lembah Anai dan Nagari Tuo Pariangan. Setelah itu roda empat yang kami naiki pun menuju..

 

Istano Basa Pagaruyung

Dengan mengeluarkan Rp 7.000 aja kamu udah bisa eksplor kawasan Istano Baso Pagaruyung. Kamu juga bisa menyewa baju adat Tanah Minang mulai dari Rp 35.000 sampai Rp 150.000 tergantung dari baju yang kamu pilih.

Bangunan Istano Baso Pagaruyung ini sudah tidak asli karena terjadi kebakaran hebat di tahun 2007 yang menghabiskan sebagian besar bangunan istana utama. Sayangnya karena dikejar waktu, kami nggak ngambil guide untuk bercerita tentang Istano ini.

 

Kelok 9/ Kelok Sambilan

Setelah berkendara selama dua jam dari Istano Basa Pagaruyung, sampailah kita di Kelok Sambilan. Rasanya kayak di luar negeri, nggak percaya Indonesia punya jembatan sebesar ini. Hahaha. Again, kata wisatawan domestik yang meremehkan Indonesia seperti saya ini. Sayang banget nggak punya drone buat ngambil gambar Kelok 9 yang lebih oke punya.

Rombongan kita sempet nongkrong di warung-warung pop up yang jual mie, kopi dan susu instan, serta jagung bakar.

 

Jam Gadang

Ikon Sumatera Barat yang satu ini sempet membuat saya galau, karena kepikiran “bakal sampe nggak nih perjalanan singkat ini ke Jam Gadang?” Tapi ternyataa bisaa dong!

Jam Gadang – Bukittinggi

Pantai Air Manis (Batu Malin Kundang)

Jangan durhaka sama Ibu, bener deh. Saya takjub sekaligus sedih saat menginjakkan kaki di tempat Malin Kundang dikutuk ibunya, kapal sekaligus Malin Kundang sendiri berubah menjadi batu, dan batu-batuan itu kini terkikis air laut sehingga bentuk kapal semakin tak terlihat.

Walapun batu terkikis air laut semoga kisah legendaris Tanah Minang ini tak pernah dilupakan untuk mengingat betapa Ibu adalah manusia sakti yang memegang doa untuk anak-anaknya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

So, tempat-tempat tadi saya eksplor bersama keluarga dalam 2 hari, cukup padet dan sempit waktunya mengingat Padang masih punya banyak tempat pariwisata yang harus dikunjungi.

Tips: 

  • Perjalanan wisata di Sumatera Barat cukup jauh dari tempat satu ke tempat lainnya, sewalah mobil yang nyaman dan kalau pakai supir carilah yang paham betul medannya seperti apa. Kebetulan kami pakai mobil keluarga, menurut info, sewa mobil di Padang sekitar Rp.300.000/hari.
  • Bekal cemilan dan air putih yang banyak. 
  • Pakai baju senyaman mungkin, bawa jaket kalau perlu, Padang masih terbilang dingin buat kita yang biasa kena matahari Jakarta. Hehe. 
  • Enjoy Sumatera Barat! 😀

 

Leave a Reply