Journey to Ujung Kulon

foto dermaga cidaon sore hari

Hallo Gaes, Kali ini kita akan travelling ke Ujung Kulon, Ujung Kulon sendiri terletak di kabupaten Pandeglang, Banten. Untuk sampai ke ujung kulon kita memerlukan waktu 8 jam perjalanan menaiki mobil. Sesampainya di Taman Jaya kita akan melakukan registrasi terlebih dahulu, dengan paket 2 hari 1 malam Rp.650.000,- kita akan mendapatkan :

  1. sewa kapal perjalanan ke pulau peucang, karang copong,  cidaon, tanjung layar, pulau handeuleum, dan legon kobak
  2.  makan 5 kali
  3. tiket masuk dan asuransi
  4. penginapan barak (sharing)
  5. sewa alat snorkeling (master dan snorkel)
  6. air mineral, teh dan kopi
  7. free ABK dan guide

Tujuan pertama kita adalah pulau Peucang, dari Taman Jaya kita membutuhkan waktu 4 jam perjalanan menggunakan kapal, sesampainya dipulau Peucang kita melakukan tracking di hutan  selama satu jam menuju Karang Copong, dalam perjalanan dihutan kita akan disajikan dengan pemandangan pohon-pohon tua yang umurnya ratusan tahun dan berbagai satwa seperti babi hutan, rusa, monyet serta satwa lainnya. Akhirnya kita sampai di Karang Copong, salah satu pantai di Ujung Kulon yang berbatasan langsung dengan laut lepas, disitu ajib banget kita bisa melihat pemandangan serta derauan ombak dari sebuah tebing di Karang Copong.

Habis itu kita ketanjung layar, disana ada dua mercusuar yang  yang berguna memandu navigasi kapal melalui cahaya yang ada dipuncaknya, namun sekarang hanya ada satu mercusuar yang masih berjalan. Selain mercusuar di sana ada barisan bebatuan yang menjulan tinggi, disinilah spot paling ajib mengabadikan momen, karena ombak yang tinggi saat menerjang bebatuan serta barisan bebatuan memiliki ke epican yang mantap banget.

Perjalanan selanjutnya adalah ke cidaon, nah disini adalah padang gembala yang pastinya banyak banteng pada nangkring kalau pagi sama sore, setelah itu kitapun bersnorkeling-snorkeling ria di legon kobak, nah disini spot mantap buat bercengkrama langsung dengan biota laut ujung kulon, karangnya yang masih ajib banget dan nemo-nemo yang berusaha mengajak kita menyelam walaupun dangkal membuat kita semakin betah untuk tinggal disitu.

Nah saat kita makan itu, adalah saat dimana om-om ABK panggil aja capcus dan Guide mang Ompong ngajakin kita untuk mancing ria, walaupun selama dua hari disana nggak dapet apa-apa haha, tapi tetap aja kita makan ikan hasil pancingan mereka. Disela-sela makanpun kita saling bercerita dan mendapat informasi tentang Badak bercula satu yang mungkin 1:10000000 pengunjung dapat melihatnya.

Hari berikutnya kitapun kembali ke arah Taman Jaya, nah disinilah kita mampir ke pulau Handeuleum, pulau yang dikelilingi oleh pohon mangruve, dan rusa-rusa yang sukanya berjemur dipantai biar santai katanya. Memasuki pulau Handeuleum pastinya kita bercanoing ria di sungai Cigenter, nah disini hati-hati karena guide bercandanya suka serius soal buaya yang suka tiba-tiba nongol, melewati sungai Cigenter kitapun disuguhi ular-ular piton yang nangkring di pohon, tapi untungnya ngga ada buaya mampir kecano kita, kalau ada ampun deh.

Setelah itupun kita kembali ke Taman Jaya dan berkemas untuk pulang…….

kalau mau tau Ujung Kulon kaya gima ya tonton aja aja di video dibawah ini :

#KitaINA  #kompetisiKitaINA #vlogKitaINA #kompetisi #travel

traveller, film maker, pilot drone from Banjarnegara yang lengser ke Bandung

Leave a Reply