Kecak Dance, Uluwatu – Bali

Kecak Dance

Uluwatu Kecak Dance atau Tari Kecak Uluwatu adalah sebuah perkumpulan kelompok seni masyarakat Desa Pecatu, Denpasar РBali. Desa paling ujung selatan dari pulau Bali ini merupakan sebuah desa yang sangat terkenal dengan objek wisata andalan yaitu Pura Uluwatu. Uluwatu Kecak Dance dipentaskan disebuah panggung terbuka yang berbentuk lingkaran tepat disebelah Pura Uluwatu. Pemandangan tebing yang begitu sangat mempesona ditambah dengan panorama sunset yang begitu indah membuat tempat ini menjadi sangat terkenal bagi wisatawan domestik dan mancanegara.

Cerita Ramayana dipilih oleh Tari Kecak Uluwatu untuk menjadi lakon pementasan, diceritakan seorang Raja yang begitu sangat bijaksana bernama Sri Rama sedang berusaha menyelamatkan permaisurinya yang bernama Dewi Sita yang diculik oleh seorang raja raksasa dari Alengka yang sangat jahat bernama Rahwana. Perjalanan yang panjang dan sangat berbahaya kemudian ditempuh oleh Sri Rama dengan ditemani oleh adiknya yang bernama Laksmana.

Raja Alengka Rahwana menculik Dewi Sita, didalam perjalanannya dilihat oleh Sang Jatayu, seekor burung Garuda yang merupakan sahabat dari Sri Rama. Ketika Jatayu mengetahui bahwa wanita yang sedang diculik oleh Rahwana adalah permaisuri dari sahabatnya yaitu Sri Rama, maka burung Jatayu pun berusaha menyelamatkan sang permaisuri. Namun karena kesaktian Rahwana melebihi Jatayu, maka Jatayu dapat dikalahkan.

Pada bagian selanjutnya diceritakan kembali perjalanan Sri Rama yang hanya ditemani oleh adiknya Laksmana kemudian bertemu dengan Sang hanoman, seorang panglima perang pasukan kera yang merupakan keponakan dari seorang raja kera bernama Sugriwa. Karena pernah merasa berhutang budi kepada Sri Rama, pasukan kera yang dipimpin oleh panglima perang Hanoman dan Raja Sugriwa bersedia membantu Sri Rama untuk merebut kembali permaisurinya. Karena kesaktiannya kera putih Hanoman dapat menyusup kedalam istana Raja Rahwana dan kemudian menemui Dewi Sita. Dengan kesaktiannya, Kera Putih Hanoman kemudian membakar istana Raja Rahwana yang didalam pementasan kecak diilustrasikan dengan fire dance. Dimana Hanoman kemudian ditangkap dan dibakar oleh para prajurit Rahwana yang semuanya adalah para raksasa. Perjuangan Hanoman dalam membantu Sri Rama untuk mendapatkan permaisurinya kembali, menjadi sebuah cerita dan tarian yang sangat menarik untuk dinikmati.

Anda akan melihat kurang lebih 70 orang laki-laki yang membentuk lingkaran ditengah-tengah stage dimana para penari akan membawakan cerita Ramayana tersebut. Ornamen kain kotak-kotak hitam dan putih yang menjadi ciri khas penari kecak membuat kesan sakral pada cerita yang dibawakan.

Bukan itu saja, ketika pementasan baru berjalan kurang lebih 20 menit adalah saat dimana matahari akan kembali ke peraduannya dibelakang Samudera Hindia yang membentang luas di depan stage kecak uluwatu, pemandangan lembayung senja kemerahan dan sunset yang sangat romantis dapat dinikmati tanpa harus bergeser atau beranjak dari tempat anda menonton.

Cerita kemudian ditutup dengan kalahnya Raja Rahwana yang dapat dikalahkan dengan panah sakti yang dimiliki oleh Sri Rama dan pada akhirnya Sri Rama dapat kembali bersatu bersama permaisurinya Dewi Sita.

Read more references:
http://www.irfan-room.com/2016/09/pura-uluwatu-tari-kecak-dan-segarnya.html

 

Just a travel and lifestyle blogger who love to share everything about beautiful world through the words. Follow me at irfan-room.com.

Leave a Reply