3 Hari Menyingkap Exsotisme Kepulauan Derawan

Udah pada tau Pulau Derawan kan?

Oke, Kalau masih belum saya akan jelaskan sedikit tentang Kepulauan Derawan.
Terletak di kabupaten Berau, provinsi Kalimantan Timur. Kepulauan Derawan terdiri dari banyak gugusan pulau, namun yang terkenal sebagai destinasi wisata sedikitnya ada 4 pulau ternama yaitu Pulau Derawan, Pulau Kakaban, Pulau Sangalaki, dan Pulau Maratua, selain itu tentunya masih banyak pulau-pulau lain disekitarnya.

 

Jadi, Bagaimana menuju Kepulauan Derawan?

Bagi traveler, khususnya yang berdomisili di luar Pulau Kalimantan, anda harus merogoh kocek lebih dalam. Biaya transportasi udara, darat dan laut akan memerlukan biaya yang banyak. Mengutip pepatah “Banyak Jalan Menuju Roma” traveling ke Pulau Derawan pun ada banyak jalannya dan ada juga yang murah lho.
Seperti destinasi kepulauan indah di Indonesia bagian Tengah dan Timur, biaya paling besar untuk menuju Kepulauan Derawan adalah biaya transportasi. Kepulauan Derawan dapat dicapai dengan 2 cara, yaitu via darat dan via udara. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas rute menuju Kepulauan Derawan sesuai dengan apa yang sudah kami jalani (saya dan teman-teman karena pada saat itu kami pergi rombongan).

Dari Samarinda tempat asal kami, via darat menuju Bandar udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman – Balikpapan dengan waktu tempuh 3 jam. Kemudian menggunakan pesawat menuju Bandara Kalimarau – Berau, Tanjung Redeb dengan waktu tempuh 1 jam 20 menit.
Tiba di Bandara Kalimarau – Berau, Tanjung Redeb perjalanan dilanjutkan menuju Tanjung Batu. Tanjung Batu merupakan salah satu desa di Kecamatan Pulau Derawan, Tanjung Batu bisa ditempuh dalam waktu 2 – 2,5 jam dengan jarak tempuh kurang lebih 120 km menggunakan transportasi darat. Di Tanjung Batu, teman-teman bisa menemukan kapal yang akan mengantar ke Kepulauan Derawan, dengan waktu tempuh sekitar 45 menit.
Desa ini juga menjadi tempat pemberhentian bagi kami untuk sekedar istirahat dan makan siang. Makanan yang di sajikan sebagian sebar merupakan hasil laut dari nelayan sekitar. Setelah lelah hilang dan perutpun kenyang, kami melanjutkan perjalanan menuju dermaga penyeberangan menuju Pulau Derawan.

1. Pulau Derawan
Jika biasanya bangun pagi kamu dibuat stress dengan pemandangan kota dan tembok kost, kini bersiaplah melihat matahari pagi terbit di horizon langit. Ada warna ungu lembut dan emas api menggelayut rendah. Bangunlah lebih pagi, ambil kamera dan abadikan momennya, resapi keindahannya, saksikan secara langsung prosesnya.

Kepulauan Derawan
Pemandangan Depan Penginapan
Kepulauan Derawan
Pemandangan Depan Penginapan

Di Kepulauan Derawan ngapain aja sih?
Yang utama tentu saja yang berkaitan dengan wisata air dan bawah laut, aktifitas lain yang bisa dilakukan adalah berjemur di pantai, berenang, snorkeling, diving, bersepeda keliling pulau serta melihat penyu. Ada banyak tempat penyewaan alat snorkeling di Pulau Derawan dengan tarif sekitar Rp. 50.000,-/hari.
Untuk berkeliling di Pulau Derawan bisa berjalan kaki karena pulaunya tidak terlalu besar. Menu makanan yang banyak ditemui adalah seafood, jenis sayuran pun tidak beragam karena hanya tersedia kangkung dan capcay. Selain itu ketersediaan buah-buahan juga masih terbatas disebabkan mahalnya harga buah di sana.
Sore ini kami memutuskan untuk jalan-jalan mengelilingi Pulau Derawan, sebagian teman-teman ada yang menyewa sepeda. Warga sekitar ramah dan sudah terbiasa dengan turis. Disepanjang jalan warga beraktifitas seperti biasa, ada anak-anak bermain bola, ibu-ibu bermain volli bahkan ada yang sedang senam aerobic. Tujuan kami sore ini adalah Dermaga Pulau Derawan, karena disana ada spot foto yang bagus hehehehe..

20150502_180341

Ternyata banyak juga pengunjung lain yang berfikiran sama seperti kami, dermaga lumayan rame dengan para pemburu sunset. Tapi karena cuaca mendung sehingga tidak ada sunset, hanya cahaya keemasan saja terlihat dilangit. Air dermaga yang begitu jernih hingga ikan-ikan berenang pun terlihat dengan jelas. Aaaaaah ini baru namanya cuci mata.

Kepulauan Derawan

Setelah puas foto-foto dan bersantai sore, kami pulang ke penginapan dan istirahat untuk mempersiapkan tenaga mengunjungi pulau-pulau lain keesokan harinya. Pulau lain yang dapat dikunjungi yaitu Pulau Kakaban, Sangalaki dan Maratua. Untuk berkeliling pulau tidak ada kapal regular jadi kita harus menyewa sendiri. Ada beberapa pilihan speedboat yang bisa digunakan untuk berkeliling, harga tergantung besar kapal dan kapasitas penumpang. Untuk kapal dengan kapasitas 3 – 4 orang harga sewa 1,5 jt – 2 jt perharinya. Untuk kapal yang lebih besar lagi tentu saja harganya akan lebih mahal lagi.

2. Pulau Maratua
Secara geografis, Pulau Maratua terletak di posisi luar Indonesia, yaitu di Laut Sulawesi yang berbatasan dengan Filipina dan Malaysia. Namun secara administratif, letak Pulau Maratua berada di Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Di sini kita dapat melihat coral triangle atau kawasan segitiga terumbu karang, dimana aneka ragam jenis biota laut berkumpul. Tempat lain yang teridentifikasi terdapat titik coral triangle adalah Bunaken di Manado dan di Raja Ampat Papua.
Selain di Pulau Derawan, pulau lainnya yang dapat ditinggali adalah Pulau Maratua. Sayangnya, di pulau ini jumlah penginapan masih sangat terbatas. Itupun dengan harga yang sangat. Teman-teman bisa mempertimbangkan menginap di pulau ini jika memang sangat mementingkan ketenangan.

Kepulauan Derawan
Didepan Maratua Paradise Resort dengan Gaya Andalan hehehe

3. Pulau Kakaban
Sebelum ke Pulau Kakaban, kami mampir ke Laguna. Laguna adalah sekumpulan air asin yang terpisah dari laut oleh penghalang yang berupa pasir, batu karang atau semacamnya.
Karena letaknya yang tersembunyi sehingga tidak banyak orang yang mengetahui keberadaan laguna ini. Dari luar hanya terlihat perbukitan yang ditutupi oleh pepohonan. Untuk mencapai Laguna ini ada dua cara yang dapat dilalui, yaitu dengan memanjat bukit dengan berpegangan pada seutas tali atau berjalan didalam gua kecil yang gelap gulita.
Kami memilih masuk ke Laguna melalui gua kecil yang dipenuhi air, kami berjalan bergiliran secara perlahan-lahan dengan melepas sendal. Arus air didalam gua lumayan deras dan tinggi, bebatuan di dasar dan dinding gua licin karena lumut. Guanya tidak panjang, hanya sekitar 10 meter, namun karena keadaan yang gelap sehingga membutuhkan waktu sekitar 15 menit.
Sesampainya di dalam, kami disambut dengan pasir putih dan air Laguna yang berwarna hijau. Sangat tenang, dan tidak ada pengunjung kain, jadi serasa milik pribadi. Kami memanfaatkan waktu untuk berenang, bersantai dan berfoto ria.
Setelah dirasa cukup, kami keluar Laguna menggunakan jalur yang lain yaitu melalui bukit dan menuruninya dengan menggunakan tali.

Kepulauan Derawan

Dan akhirnya kamipun melanjutkan perjalanan menuju Pulau Kakaban.
Selamat datang di Pulau Kakaban, akan ada ubur-ubur ramah yang menyambut dengan senang. Pada dasarnya, ubur-ubur sebenarnya menyengat. Namun, karena habitat mereka adalah danau air payau yang telah mengalami proses reaksi kimia dan biologi selama ribuan tahun, akhirnya ubur-ubur di sini kehilangan kemampuan menyengatnya. Hanya ada dua tempat di dunia yang memiliki spesies ubur-ubur tidak menyengat, selain di pulau Kakaban ini, satunya lagi di Palau – Laut Pasifik.. Jauh kan !! Makanya yuk ke Pulau Kakaban aja, hehehe..

Cerita Lain: BERENANG BERSAMA RIBUAN UBUR-UBUR DI PULAU KAKABAN

A55A0338

Kepulauan Derawan

4. Pulau Sangalaki
Pulau Sangalaki dinobatkan sebagai tempat utama bertelurnya penyu hijau dikawasan Asia Tenggara. Tak hanya itu, disini juga terdapat spesies pari manta yang langka, yaitu spesies ikan pari yang kumisnya berfungsi juga sebagai sayap untuk berenang.

Kepulauan Derawan

Gak mau repot?
Udah… yuk ikut paket tour aja seperti yang saya dan teman-teman lakukan, kami menggunakan Derawan Happy Fun Tour Travel, selaku tour lokal yang telah beberapa kali mendampingi tim My Trip My Adventure Trans Tv dan Tim Celebrity On Vacation saat melakukan liputan di Kepulaun Derawan. Tersedia paket liburan keluarga, open trip, paket luxury, privat tour dimana kita dapat memilih tanggal sesuai dengan waktu yang kita inginkan.
Dengan Motto nya Anda Puas Kami Senang, bersama dengan tour guide yang sudah terlatih dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kaltim anda akan dipandu dengan ramah dan berpengalaman, tidak hanya itu bagi pemula akan diajari bagaimana teknik snorkeling yang benar oleh tour guide.

Untuk info lebih lanjut teman-teman dapat menghubungi Owner Derawan Happy Fun Tour, Bapak Rahman Jiebeda nomor Hp. 0813 4640 9333
Email : [email protected]
Instagram : derawanhappyfun
Twitter : derawantour
Website : www.derawan.co.id
Selamat berlibur dan tetap jaga kelestarian alam serta terumbu karang. Selamat menikmati salah satu surga alam yang begitu indah. Wonderful Indonesia!

Leave a Reply