Menikmati Sisi Lain dari Pulau Bali

Selamat ulang tahun, KitaINA! Yup, platform kesayangan kita ini sudah berumur satu tahun lho. Ibaratnya bayi, KitaINA sudah belajar untuk berjalan. Untuk merayakan hari jadinya ini, maka KitaINA pun membuka trip ke salah satu destinasi wisata favorit dunia, Bali. Eit, tunggu dulu. Keluarga KitaINA melakukan trip ini benar-benar untuk menikmati sisi lain dari Pulau Dewata, Bali. Kalau biasanya berlibur ke Bali hanya ke itu-itu saja, kali ini KitaINA akan mengajak kalian lewat tulisan saya (yang juga bagian dari keluarga kece KitaINA) ke tempat-tempat yang anti-mainstream yang ada di Bali. Lupakan saja Pantai Pandawa, Pantai Padang-Padang, kamu tidak akan mendapatkannya di tulisan ini. Yuk, baca terus tulisan satu ini.

Menangkap sunset di (dekat) Pura Uluwatu 

Saya dan matahari yang tengah menenggelamkan dirinya

Hari pertama, yang tepat jatuh pada 16 Oktober lalu, saya dan teman-teman baru langsung menuju Pantai Balangan dari bandara Ngurah Rai. Jangan tanya cuaca di Bali saat itu. Sangat panas! Bagi kalian yang ingin mendapatkan kulit seperti Rihanna, sering-seringlah berjemur di pantai satu ini. Pantai Balangan sebagai destinasi wisata sepertinya merupakan tempat pilihan mereka-mereka yang ingin  melakukan foto pre-wedding. Di sini, saya bahkan mendapati 2 couples sekaligus tengah melakukan foto pre-wedding. Empat puluh lima menit di Balangan, kami pun segera ke Pantai Melasti. Wah, pantai satu ini memang cantik karena ditambah pemandangan tebing kapur yang berkelok-kelok. Setelah dari Pantai Melasti, kami pun segera bergegas ke Uluwatu untuk menikmati sunset di sana.

Dari kejauhan kami bisa melihat ramainya turis yang memenuhi Pura Uluwatu, yang memang menjadi pusat destinasi. Lantas di mana saya dkk? Kami berada di sebuah bukit (yang juga kerap diramaikan oleh sekelompok monyet) yang tidak jauh dari Uluwatu Temple. Kami tetap bisa melihat laut lepas di bawah, dan tentu saja matahari terbenam dengan indahnya di Pulau Dewata ini.

Delapan jam di Nusa Penida

Pemandangan Pantai Kelingking dari atas

#KitaINATrip hari kedua berlanjut ke puncaknya. Yup, saya dkk menuju Nusa Penida, salah satu pulau yang tak kalah cantik di provinsi Bali ini. Kapal menuju Nusa Penida berangkat dari Sanur pukul delapan pagi, kurang lebih tiga puluh menit kami terombang-ambing di lautan. Setibanya kami di Nusa Penida, kami pun dibawa oleh empat mobil untuk segera menuju destinasi pertama, Broken Beach. Pantai satu ini sungguh cantik. Hanya memakan waktu dua puluh lima menit, laguna, pantai yang berair hijau, dan pepohonan rindang menyambut kami yang datang saat itu.

Setelah Broken Beach, kami menuju the hidden place yang ditunggu-tunggu. Yup, Pantai Kelingking. Nusa Penida sungguh memiliki alam wisata yang tidak main-main indahnya. Pantai Kelingking satu ini memang dapat dilihat dari atas (yang menurut kacamata saya seperti sebuah ikan hiu yang tengah berada di lautan) tetapi jika ingin lebih menikmatinya, makan bersiaplah untuk trekking ke bawah. Perjalanan kami di Nusa Penida tidak berhenti di Kelingking, saya pun lanjut untuk menikmati Crystal Bay bersama turis lainnya. Tepat pukul lima sore kami pun harus berada di kapal kembali dan menuju Sanur.

Dua jam perjalanan untuk Air Terjun Banyumala

Hari terakhir #KitaINATrip pun ditutup dengan sesuatu yang juga spesial. Dari Legian, tempat hotel kami berada, kami harus menuju Buleleng untuk Air Terjun Banyumala. Perjalanan dari Legian ke Buleleng pun menempuh waktu hampir dua jam lamanya. Setelah mobil besar kami tiba di parkiran Air Terjun Banyumala, perjalanan pun dilanjutkan dengan berjalan kaki kurang lebih lima belas menit untuk tiba di destinasi wisata alam satu ini.

Hawa yang sejuk, air yang bening, air terjun yang deras, sungguh membuat kami terkesima dan langsung bermain-main dengan ciptaanNya ini. Ternyata bukan kami saja yang terkesima dengan destinasi wisata air terjun ini, turis-turis asing pun banyak yang memuji akan keindahan Air Terjun Banyumala.

Saya dan destinasi wisata di kawasan Buleleng, Air Terjun Banyumala

Siapa yang tidak tahu Bali? Dapat dikatakan Bali adalah salah satu destinasi wisata favorit dunia. Di Pulau Dewata ini kita bisa melihat ribuan turis yang datang dari negara-negara di belahan dunia. Perjalanan #KitaINATripversary ini seakan memberikan saya secara pribadi bahwa Bali bukan hanya itu-itu saja, masih ada sisi-sisi lain yang tak kalah untuk dinikmati. Selain itu, ada lagi yang paling penting, bahwa Indonesia yang luas ini juga masih banyak, di luar Bali, memiliki kawasan yang memesona, yang pantas untuk dunia tahu. Kamu setuju?

Educating the mind without educating the heart is no education at all.

Leave a Reply