Part 2: Traveling ke Lombok 3 Hari, Bisa Ngapain Aja ?

Bekerja sebagai karyawan di salah satu stasiun televisi swasta memang membuat saya terkadang sulit untuk mendapatkan waktu libur yang tepat untuk berlibur. Karena kalendar saya semua tanggalnya berwarna hitam alias tidak ada tanggal libur umumnya. Bahkan weekend juga terkadang tetap bertanggal hitam.  Saya juga sudah lupa seperti apa rasanya memiliki weekend.

Meskipun tidak memiliki weekend, namun saya tetap memiliki jatah libur mingguan sebanyak 2 hari di weekdays, nah 2 hari itulah yang saya manfaatkan untuk jalan-jalan. Termasuk seperti perjalanan saya di Lombok yang ada di video ini, saya juga melakukannya di weekdays bagi kebanyakan orang plus satu hari dari jatah cuti tahunan. Sehingga jadilah 3 hari yang bisa saya gunakan untuk menjelajah Lombok.

Jika di video Part 1 lebih banyak bercerita mengenai akses menggunakan Public Transportation, maka di video part 2 ini lebih ke intisari nya mengunjungi Lombok. Apalagi kalau bukan nyebrang ke Gili Trawangan.

Di Part 2 ini saya bersaing dengan salah satu Vlogger Ternama, Jon Olsson.  Saya yakin story saya jauh lebih menarik dibandingkan story Jon Olsson. Saya hanya kurang aerial shot aja ahahahaha.

Btw setelah kalian menyaksikan video ini ada pertanyaan yang ingin yanhasr ajukan ke teman2, apakah untuk teman – teman yang mengunjungi Lombok pernah ditawari mutiara? Bagaimana menurut kalian keasliannya?

Perasaan senang dan bahagia saya rasakan karena ternyata salah satu travel vlog yang saya buat di Lombok di promote oleh KitaINA melalui instagram.

Ibarat sebuah kejutan yang mampu membuat suasana hati langsung gembira.

Beberapa orang sempat bertanya kenapa isi di videonya banyak muka saya.. hahaha, saya kadang urung menjawab karena saya harus instropeksi diri dulu. Maklum ya, namanya solo video maker kadang konten yang muncul dominan sekali wajah saya.

Sebenarnya saya juga males ngeditnya karena kebanyakan melihat wajah sendiri hehehehe, tapi saya berpikir kalau saya tidak muncul maka yang bisa menceritakan fakta atau kejadian menarik di lokasi itu siapa lagi ? Jika menggunakan naskah, maka tidak akan ada bedanya dengan liputan berita khas tv yang sering menggunakan voice over. So jadi itu dia alasannya kenapa saya banyak muncul. Semoga ke depannya saya menemukan komposisi yang lebih tepat lagi antara wajah saya , footage, dan wajah masyarakat sekitar (high five!!!).

Baiklah terima kasih sudah berkenan menampung curhatan saya, ayo langsung cek video nya. Jangan lupa share ke teman – teman!

 

seorang yang sudah lama suka jalan - jalan dan berpetualang, tapi baru tersadar sekarang

Leave a Reply