Petungkriyono kab. Pekalongan

Post

  1. [gallery size="medium" ids="5594,5593,5592,5590"]


Hallo semuanyaa.. Apa kabar? Pasti semua baik baik aja kan guys.

Perkenalin nama gua Efli meidwiarso gua asal dari lampung, semua pada tau lampung kan? Ya lampung bisa dikenal dengan gajahnya, keripik pisang dan dengan kopi lampung yang begitu ciri khas ke kentalannya yaitu jenis kopi robusta. Gua kuliah di jogja yaitu di sekolah tinggi pariwisata ambarukmo atau disingkat dengan STIPRAM, ya setelah ujian akhir semester 1 gua diajak kawan gua anak pekalongan liburan ke kota pekalongan atau disebut juga dengan kota batik, ya bikin menarik perhatian gua juga tuh maen ke kota batik soalnya gua belum pernah menginjakan kaki di kota batik. Tepatnya tanggal 22 Desember kemarin gua ngebet banget pengen liburan di kota batik dan akhirnya hari itu pun gua dan kawan gua langsung bergegas menuju kota batik. Kami berangkat dari yogyakarta pukul 13.00 atau jam 1 siang selama diperjalan kita melewati beberpa kota seperti magelang, semarang, kendal, batang dan yang terakhir tempat tujuan yaitu kota pekalongan atau juga dijulukin dengan kota batik dengan tempuh perjalanan sekitar kurang lebih 6jam menaik sepeda motor. Sesampainya dikota pekalongan gua diajak makan dengan menu makan yang sangat populer di kota pekalongan tersebut yaitu nasi begono + otot, pas begitu gua rasain rasanyaa itu gilaaa cuy mantap bener sampe gua request makan nya nasi begono + otot itu, setelah itu kami langsung menuju rumah untuk istirahat. Dan ke esokan harinya pun gua searching tempat wisata di daerah pekalongan dari sekian tempat wisata dipekalongan cuma satu yang bikin gua menarik yaitu " Curug Lawe" tepatnya di petungkriyono, kabupaten pekalongan. Dan gua pun berangkat pukul 13.30 menuju lokasi tersebut selama diperjalanan menuju lokasi kita ngelewati lembah gitu masih cukup banyak tumbuhan tumbuhan liar yang tak tahu malu, setelah melewati lembah kita disuguhin hamparan sawah yang sangat indah gua berhenti sejenak untuk menikmati pemandangan sawah itu dan  sampe gua bilang "riuh suara alam kuhormati" lalu kita melanjutkan perjalanan menuju curug lawe akses nya bisa untuk mobil juga tentunya disana kita bisa juga naik mobil angkutan penumpang gitu sejenis mobil losbak/ pick up gitu lah, tapi aksesnya tidak begitu bagus lah karna sebagian jalannya ada yang aspal nya bagus dan ada yang sudah rusak, disana juga banyak perkebunan warga yang mereka tanam cukup banyak tapi yang aku ingat cuma perkebunan kopi hehe. Setelah dapet setengah perjalanan lebih akhirnya air tuhan atau air hujan hehehe, kami masih melanjutkan perjalan menuju tujuan dan nampaknya hujannya pun melebat dan kami pun sempat kebingungan mau melanjutkan perjalanan atau tidak dan  akhirnya pun kami memutuskan untuk tidak melajutkan perjalanan, dan gua pun menyempatkan diri untuk mampir di warung warga disekitar jalan, aku pun coba mencicipi segelas kopi hitam panas sambil menunggu hujan reda dengan tambahan hamparan sawah yang indah bisa bikin hati tenang dan yang pasti gak kecewa lah walaupun enggak sampai tempat tujuan. Ya mungkin sekian cerita perjalanan gua dan teman gua. Mohon maaf bila ada salah kata yang tidak mengenakan kalian, kurang lebihnya gua dan gua mengucapkan terimakasah. Sampai jumpa 

Apa kata heroes lainnya?

You must be logged in to post a comment.