Pulau Gili Iyang, Spot Oksigen Terbaik Kedua Di Dunia

Pulau Gili Iyang, apakah di antara kalian ada yang baru dengar dengan nama pulau tersebut? Kalau saya jarang membaca, mencari tahu info, mungkin sapai detik ini saya tidak tahu apa-apa tentang pulau tersebut. Ya, Pulau Gili Iyang, yang mana sudah terkenal dengan kadar oksigen terbaik kedua di dunia. Pulau tersebut berada di Sumenep, Madura. Tahun lalu saya berkesempatan menjamah pulau tersebut bersama kawan-kawan saya.

Lagi-lagi perjalanan saya dimulai dari Surabaya menuju Madura menggunakan bis dari Terminal Bungurasih Surabaya kemudian menyebrang jembatan Suramadu. Saya berangkat pada malam hari sampai di Sumenep pagi hari. Dari Sumenep kami melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Dungkek menyebrang menuju Pulau Gili Iyang. Perjalanan menggunakan kapal membuat mata kami sayup-sayup terkena angin hingga tertidur. Tidak terasa hampir 2 jam kami menyebrang akhirnya sampai juga di pulau yang kami impikan.

pantai5
siap menuju Pulau Gili Iyang
goa1
perjalanan menggunakan dorkas
2
spot oksigen

Ada beberapa destinasi di Pulau Gili Iyang, yang pertama spot oksigen tertinggi kedua setelah Yordania. Perjalanan menuju tempat tersebut kami menggunakan dorkas, karena di sana minim sekali angkutan umum bahkan tidak ada! Tidak apa-apa, yang penting hati senang dengan traveling kali ini. Tidak lama menuju spot tersebut, sekitar 20 menit saja. Tempatnya sungguh gersang, hamparan tanah cokelat yang luas, ya di sini adalah spot oksigennya. Kalian akan merasakan kadar oksigen jika di malam hari.

goa5
Gua Mahakarya

Setelah destinasi pertama kemudian kami menuju Gua Mahakarya yang tidak jauh dari destinasi pertama. Siapa sangka di pulau seperti ini terdapat gua yang cantik. Keindahan Gua Mahakarya  masih terkenal alami, karena stalagtit dan stalagmitnya masih hidup. Jadi sangat disayangkan jika gua yang masih alami ini disia-siakan. Ketika kalian memasuki Gua Mahakarya, jangan khawatir karena ada pemandu jalan yang mengantarkan kalian ke tempat tersebut. Lebih baiknya siapkan lampu senter untuk memasuki gua mahakarya. Selain itu, guide di sini juga sangat ramah akan menjelaskan pada kalian sejarah gua tersebut. Maka dari itu, tak heran jika sudah ada beberapa wisatawan mancanegara yang bertandang ke Gua Mahakarya.

pantai3
Pantai Ropet

Destinasi ketiga, Pantai Ropet, lagi-lagi jaraknya sungguh dekat sekitar 20 menit menggunakan dorkas. Pantai ini sungguh gersang, jadi jangan lupa sediakan air minum. Tempat ini boleh digunakan snorkeling bagi yang pandai dalam bidangnya. Masuk ke Pantai Ropet free, namun jangan lupa sediakan untuk uang kebersihan.

pantai4
perjalanan menuju Batu Cangga
pantai10
Pantai Batu Cangga

Selain Pantai Ropet, jika mengelilingi Pulau Gili Iyang ini kalian juga akan menemui Pantai Batu Cangga, yang mana artinya adalah pantai yang memiliki beberapa tiang yang besar. Saya sempat takjub ketika datang ke sini kerea pantai ini memiliki tiang yang besar dan dikelilingi lautan lepas, airnya pun masih biru.  Akses jalan menuju ke sini lumayan mudah, sama halnya ke Pantai Ropet karena jalurnya searah, bermula dari Gua Mahakarya, Pantai Ropet, kemudian Pantai Batu Cangga. Kedalaman airnya berkisar 20 meter saja, namun dilarang melompat dari tebing, karena masih bahaya. Kalau musim hujan jangan coba-coba ke sini karena jalanan sungguh licin. Dan di sini tidak ada kamar kecil, jual makanan, jadi kalian harus jaga-jaga sebelum menuju ke mari.

Semua destinasi tersebut kami tempuh berkisar 10km, jadi jalurnya hanya memutari Pulau Gili Iyang. Penduduk di sini ramah, adat mereka lumayan kental, jadi jangan lupa sharing dengan mereka tentang adat yang ada.

Catatan untuk wisatawan;

  1. Menyebrang dari Pelabuhan Dungkek menyewa kapal sekitar 1 juta /kapal, silakan nego, dan silakan bawa pasukan sesuai kapasitas kapal.
  2. Di Pulau Gili Iyang tidak terdapat listrik, sebaiknya siapkan peralatan yang sekiranya membutuhkan listrik sebelum berangkat
  3. Di Gili Iyang juga terdapat penjual aksesoris, seperti gelang. Siapkan saja uang kecil untuk membeli
  4. Pulau Gili Iyang sungguh gersang, persiapkan bekal makanan atau minuman sebanyak mungkin
  5. Cari informasi sebelum keberangkatan, seperti mencarinya di website pulaumadura.com

Jadi, kapan kita mau ke mana? Keep exploring!

 

Tabik, semoga bermanfaat ^ ^

Blogger #TimGolonganDarahAB kalau gak jalan-jalan, ya makan-makan

Leave a Reply