Pulau Kanawa, Si Cantik yang Sudah Bukan Milikmu Lagi

Post

Ever been sailing Komodo? You must know Kanawa Island.

Pulau Kanawa, pulau kecil ini pasti masuk ke dalam salah satu list destinasi tujuan sailing Komodo soalnya pulau ini letaknya memang cukup dekat dari Labuan Bajo. Tidak rugi singgah ke pulau kecil ini. Jaraknya kurang lebih 30 menit dari pelabuhan Labuan Bajo. Perjalanan menuju ke Kanawa kami saat itu cukup epic, badainya cukup kencang, jadi berasa banget enek dan goyangnya, bahkan saat sudah mau menepi pun ombaknya masih terasa kencang.

Meskipun demikian, kami tetap excited ketika kapten kapal menginfokan bahwa kami sudah siap untuk menepi ke dermaga pulau.  Setelah menepi di dermaga, rasa mabuk itu seakan sirna. Kami disambut dengan suasana cozy seperti ini. Rasanya seperti sedang dirayu-rayu pacar biar udah jangan ngambek lagi hahaha..

Pulau Kanawa
Welcome to Kanawa
Pulau Kanawa
view Kanawa dari ujung dermaga

Pulau Kanawa ini memiliki pasir putih yang sangat cantik banget buat jalan-jalan mengelilingi pulau. Pulaunya memang tidak terlalu besar, bisalah 30 menit buat keliling cantik di pulau ini. Saya sangat senang suasana di Kanawa ini, sepi dan terkesan private.

Pulau Kanawa
jalan-jalan sambil selfie ya, lol

Begitu sampai di sini kalian akan disambut dengan kursi pantai yang cantik di pinggir pantai. Melihat kursi tersebut saya refleks langsung goler-goler, belum sampai 1 menit goler-goler, guide kami memperingatkan “Kak, hati-hati kalau tiduran di sini nanti tiba-tiba disamperin pengurusnya dan harus bayar 100.000.” What!

Pulau Kanawa
asik banget ya suasananya

Ya ternyata si cantik Kanawa ini sudah bikin milik kita lagi. Sudah ada orang Italia yang menaruh investasi cukup besar disini. Huf :”( Pantas disini ada cottage dengan berbagai tipe dan fasilitas, ternyata itu adalah milik mereka. Harganya sepertinya cukup mahal, kalau mau booking katanya mereka ada booth di bandara internasional komodo atau kalian bisa langsung ke web-web seperti Agoda. Cuma ya gitu deh, sedih juga, tapi mau gimana lagi, kita tidak bisa menyalahkan siapa-siapa. Kalau kita tidak bisa mengelola pantai tersebut pasti ada pihak-pihak yang lebih mampu untuk mengelolanya.

Lalu, apa yang bisa kita lakukan di Pulau Kanawa? Eits jangan sedih dulu, kita tetap diperbolehkan kok jalan-jalan di sekitar pulau selama itu tidak mengganggu tamu-tamu disana. Paling kalian cuma akan diliatin tamu-tamu disana, mungkin norak kali ya pikir mereka, hahahaha, ah cuek aja, gak kenal ini hahaha.

hai keong Pulau Kanawa!
hai keong Pulau Kanawa!

Kalau kalian tidak niat bermalam di cottage dan kebetulan kami live on board jadi kami tidak perlu repot memikirkan tidur dimana, jadi kami hanya main disekitar pulau ini, sambil foto-foto, dan snorkeling. Wah senangnya, untung kami tetap boleh snorkeling di pulau ini.

Kanawa ternyata termasuk spot yang bagus untuk snorkeling loh! Jadi, spot snorkeling Pulau Kanawa ada didekat dermaga tempat kapal kami berlabuh. Untuk memulai snorkeling kalian bisa turun melalui tangga kecil yang disediakan atau bisa langsung loncat indah dari dermaga atau tepi kapal yang sedang berlabuh.

sekumpulan ikan-ikan kecil dibawah dermaga
sekumpulan ikan-ikan kecil dibawah dermaga
sampah? bukan, ini sekumpulan ikan-ikan kecil yang sedang melintas
sampah? bukan, ini sekumpulan ikan-ikan kecil yang sedang melintas

Oh ya, spot snorkeling disini unggulannya adalah ikan-ikan. Banyak sekali ikan di Kanawa, mulai dari clown fish atau yang dikenal dengan Nemo, ikan lion fish, ahh satu info tentang ikan ini, hati-hati ya kalau bertemu dengan lion fish, dibalik keindahan bentuknya dia memiliki racun yang berbahaya bila kalian sentuh. Kalau untuk terumbu kata orang lokal masih lebih bagus di Taka Makassar atau Pink Beach, hhmmm, baiklah...

Teman-teman juga perlu berhati-hati dengan bulu babi ya, disini cukup banyak bulu babinya. Jangan sampai saking asiknya nyelam dan foto-foto kalian malah kesenggol bulu babi atau bahkan malah menginjaknya.

Tuh, banyak kan bulu babinya :(
Tuh, banyak kan bulu babinya :(

Jadiii, walaupun si cantik ini sudah tidak sepenuhnya milik kita, jangan langsung anti ya untuk kemari. Kalian tidak akan menyesal dan yuk kita tingkatkan kesadaran kita untuk peduli terhadap pulau-pulau milik kita, jangan sampai semakin banyak pulau indah yang tidak bisa kita 'kuasai' sepenuhnya. Jika bukan dari kita yang menularkannya kepada orang lain, siapa lagi? :)

Cerita Lain: Pulau Air, Sebuah tempat indah di Jakarta

Pulau Kanawa
bye Kanawa, see you someday