Sajian Pagi di Gunung Putri Lembang

Menyaksikan Matahari terbit di GUnung Putri Lembang

Bangung, sebuah kota yang letaknya tak jauh dari Ibu Kota Jakarta. Banyak sekali tempat-tempat indah di bumi parahyangan ini. Saya paling suka menghabiskan pagi di Bandung. Berburu kabut dan menghirup kesegaran udaranya yang cukup dingin, sangat berbeda dari ibu kota yang super panas.

Kali ini, perjalanan Saya menuju Bandung akan mengunjungi salah satu tempat untuk menikmati pagi di ketinggian, nama tempat ini adalah kawasan Gunung Putri di Lembang.  Seperti biasa, setiap ke Bandung saya lebih senang dengan menggunakan sepeda motor. Karena memang hobi touring dari dulu. Berangkat sekitar pukul 9 pagi dari Jakarta, perjalanan Saya dimulai dengan ditemani sebuah motor tua CB100 dan ransel kesayangan.

Sekitar pukul 2 siang, Saya sampai di Bandung dan langsung menuju ke rumah seorang teman lama, namanya Kang Wira. Saya langsung disuguhi secangkir kopi arabika malabar, kopi dari tanah parahyangan yang terkenal bercita rasa tinggi dimata para pecinta kopi, kebetulan Saya salah satu pecinta kopi nusantara. Sungguh nikmat sekali siang di Bandung waktu itu, menyeruput kopi asli Indonesia dengan ditemani Cireng, sebuah cemilan khas dari Sunda. Saya dipersilahkan beristirahat dan mempersiapkan diri untuk perjalanan ke Gunung Putri besok pagi.

Keesokan paginya, seiring matahari yang bergerak naik, Saya dan Kang Wira juga sedang bergegas menaiki motor dan memulai perjalanan. Motor yang kami tumpangi merangkak naik menuju tanjakan dari Kota Bandung ke arah Lembang, belum banyak kendaraan yang lalu lalang pagi itu.

Sekitar satu jam perjalanan, kami sampai di Lembang dan langsung menuju kawasan Gunung Putri. Tapi kali ini kami tak menuju ke lokasi tempat wisata Gunung Putri, tapi sebelum memasuki gerbang tempat wisatanya, kami berbelok sedikit kearah bukit didekat kebun warga. Motor yang kami tumpangi kami parkirkan di sebuah mesjid tak jauh dari situ.

Awalnya, Saya kira Gunung Putri adalah sebuah gunung, ternyata gunung putri adalah sebuah bukit di kawasan lembang yang diberi nama Gunung Putri.

gunung putri lembang
Sampai di Gunung Putri, saya langsung disambut kabut yang indah dan pemandangan alam yang luar biasa.

Udara segar dan dingin yang sudah cukup lama tak aku nikmati di ibu kota menyambut. Semilir angin mengiringi langkah kaki kami menuju puncak bukit, sesekali binatang-binatang kecil melompat-lompat dari rumput ke rumput yang masih dibasahi embun, tupai-tupai yang bersarang di pohon-pohon pinus menyambut kedatangan kami. Setelah melewati beberapa tanjakan yang tak terlalu terjal, Saya mulai melihat kabut pagi yang masih sudi menutupi hutan dan sebagian perkampungan dibawah bukit dan akhirnya kami sampai diatas bukit. Tak ada siapa-siapa disitu kecuali kami berdua.

lembang
Menikmati pagi di gunung putri lembang

Saya kembali terpesona ketika pancaran sinar matahari yang sedikit kuning menyeruak ke permukaan kabut, pohon-pohon kecil meliuk-liuk kesana kemari karena di buai angin ketinggian, Saya sungguh takjub dengan segala keindahan ini, dan kembali hati ini bersyukur masih dapat menghirup kesegaran udara ini dengan pemandangan yang luar biasa mempesona.

Menyaksikan Matahari terbit di GUnung Putri Lembang
Menyaksikan Matahari terbit di GUnung Putri Lembang

Sembari Saya menikmati pagi dengan memandangi kabut kabut lembut dibawah bukit, Kang Wira ternyata telah mengeluarkan kameranya dan memotret keindahan alam kawasan Gunung Putri ini.  Saya juga tak mau ketinggalan untuk mengambil beberapa gambar dengan kamera. Sungguh kenikmatan yang sangat sayang untuk dilewatkan, tidak seperti tempat-tempat terkenal lainnya di Bandung, Kawasan Gunung Putri yang Saya kunjungi kali ini benar benar sepi, damai, dan jauh dari hiruk-pikuk manusia, sangat mendamaikan dan menyegarkan hati dan pikiran.

lembang
Menyaksikan lembutnya kabut dari ketinggian

Dari sini perjalanan ini Saya belajar, bahwa semua tempat di negeri ini memiliki keindahannya masing-masing. Tak perlu jauh-jauh untuk menemukan keindahan-keindahan itu, hanya saja kita yang harus merubah sudut pandang kita kearah yang lebih positif.

Perjalanan yang baik menurut Saya akan sampai kepada tempat yang baik pula, dan akan dipertemukan dengan orang-orang yang baik pula. Bukan sekedar tujuan akan suatu destinasi yang semestinya kita utamakan, tapi bagaimana sebuah proses demi proses yang kita lewati. Terimakasih Bandung dengan segala keistimewaannya, terimakasih kawan-kawan Bandung.

Follow instagram : @baratdaya_ ~ Seorang Pejalan amatir yang tidak tahan untuk tidak menjelajahi setiap jengkal sisi baik dari negeri ini.

Leave a Reply