Sunset dan Penangkaran Hiu di Kepulauan Seribu

Pernahkah kamu berpikir untuk melihat ikan hiu secara langsung? Atau, pernahkah kamu punya keinginan untuk menyaksikan potret asli ikan hiu bahkan bermain bersama ikan yang terkenal ganas ini?

Yap! Ikan hiu memang ikan yang sudah di cap sebagai ikan paling ganas dan mematikan di lautan. Persepsi ini muncul karena kita sering sekali menyaksikan film-film yang menceritakan akan ganasnya ikan hiu ini. Sehingga kita langsung menganggap kalau ikan hiu ini selalu ikan yang ganas.

Nah, pada perjalanan kali ini Saya berkesempatan mengunjungi Penangkaran Hiu di Kepulauan Seribu. Letaknya tak jauh dari Pulau Pramuka yang merupakan Pulau yang penduduknya cukup padat di Kepulauan Seribu. Saya berangkat dari pelabuhan Kali Adem Muara Angke menuju Pulau pramuka dengan membayar tiket kapal seharga Rp. 50.000. Perjalanan dari Pelabuhan Kali Adem Muara Angke menuju Pulau Pramuka memakan waktu sekitar tiga sampai empat jam. Setelah sampai di Pulau Pramuka yang merupakan tempat berlabuhnya kapal penumpang, kamu bisa melanjutkan perjalanan menuju penangkaran hiu dengan menggunakan kapal reguler atau bisa juga dengan menyewa kapal nelayan.
Sekitar pukul 2 siang, akhirnya Saya sampai di Pulau Pramuka dan melanjutkan ke tempat penangkaran hiu dengan menyewa kapal salah satu nelayan. Ternyata, di dekat penangkaran hiu, ada sebuah restoran yang menawarkan berbagai hidangan laut, karena Saya sedikit lapar, saya memutuskan untuk mampir sebentar sebari menikmati hidangan laut dan juga kopi serta air kelapa muda. Meskipun dekat dengan Jakarta, ternyata sensasi makan di sini seperti di pulau-pulau eksotis yang jauh di pelosok negeri. Hehe 😀
restoran di pulau seribu
Memasuki Restoran di tengah laut
Menikmati makanan di restoran tengah laut
Menikmati makanan di restoran tengah laut
kelapa muda
Menikmati kelapa muda di restoran tengah laut, serasa di Bali ya. 😀

Setelah makan siang dan menikmati kelapa muda di restoran tengah laut ini. Saya berjalan sedikit ke sebelah restoran menuju penagkaran hiu yang saya maksud tadi. Saya bertemu seorang guide asli Kepulauan Seribu dan mengulik sedikit informasi mengenai penangkaran hiu ini.

hiu
Anak ikan hiu yang ditangkar di Kepulauan Seribu
penangkaran hiu
Beberapa teman-teman bermain bersama hiu di penangkaran Hiu
“Gimana sih ngumpulin hiu-hiu yang akan ditangkar tersebut?”
Ternyata hiu–hiu yang ada di Penangkaran Hiu ini didapatkan dengan bubu yang dipasang di kolam dekat laut. Tujuannya adalah untuk memelihara dan menangkar hiu-hiu tersebut agar dapat tumbuh dengan baik dan tidak punah di lautan luas dikarenakan maraknya perburuan hiu yang terjadi selama ini.
beberapa anak ikan hiu berenang bersama ikan-ikan lain
beberapa anak ikan hiu berenang bersama ikan-ikan lain
Satu fakta menarik tentang hiu, jika mereka tidak diberi makan, maka tubuh mereka akan mengecil lho, menjadi hanya sepanjang lengan. Oh ya, bagi pengunjung yang tertarik dengan pengalaman memberi makan ikan hiu, di penangkaran ini telah disediakan pakan berupa ikan-ikan kecil yang telah dikemas ke dalam wadah plastik dan dapat dibeli seharga Rp 10.000,00 per bungkusnya. Aksi hiu-hiu saat berenang untuk memperebutkan makanan yang diberikan ini juga menjadi hiburan tersendiri bagi pengunjung yang datang. Biasanya, hiu-hiu ini diekspor ke Australia, Belanda, dan beberapa negara lain ketika mereka sudah berumur sekitar 4 – 5 tahun. Mengapa diekspor? Karena hiu–hiu tersebut tidak bisa dilepas ke laut Kepulauan Seribu karena masih tumbuh banyak karang di sana.
Anak-anak ikan hiu berenang kesana kemari
Anak-anak ikan hiu berenang kesana kemari bersama ikan-ikan lain
Fakta menarik lainnya tentang hiu adalah jika hiu digabung di satu habitat dengan ikan jenis lain, ia akan menjadi jinak dan tidak ganas. Jadi, hiu gak selalu ikan yang ganas kok. Hal inilah yang membuat pihak penangkaran memasukkan spesies ikan kue ke dalam kolam penangkaran hiu tersebut. Selain melihat penangkaran hiu, di tempat ini kita juga dapat melihat kolam berisi ikan-ikan lain seperti ikan gemi, ikan manyung, ikan bodo, ikan ekor kuning dan babangan bongkok.
Setelah puas bercerita tentang ikan hiu dan melihat langsung penangkaran ikan hiu di kepulauan seribu ini. Saya dan teman teman lain memutuskan untuk menunggu matahari tenggelam di dekat penangkaran hiu ini.
Menunggu sunset di Kepulauan Seribu
Menunggu sunset di Kepulauan Seribu
Kalau yang ini, lagi nunggu sunset, atau nunggu abang pulang? hehe
Kalau yang ini, lagi nunggu sunset, atau nunggu abang pulang? hehe 😀
Saya sangat suka menunggu senja, apalagi di tengah laut. Sunset terasa sangat indah ditempat ini.
Sunset di Penangkaran hiu kepulauan seribu
Sunset di Penangkaran hiu kepulauan seribu
Matahari mulai tenggelam
Matahari mulai tenggelam

Itulah sedikit cerita perjalanan saya mengunjungi penangkaran hiu di Kepulauan Seribu Jakarta dan ditutup dengan menunggu sunset di tempat ini. Perjalanan ke Pulau Seribu memberi sedikit pelajaran bahwa tak perlu jauh-jauh untuk menikmati keindahan alam. Ternyata yang dekat dengan Jakarta juga punya keunikan dan keindahan alamnya sendiri. Jadi, selamat menemukan keindahan di sekitar Kamu ya !

Follow instagram : @baratdaya_ ~ Seorang Pejalan amatir yang tidak tahan untuk tidak menjelajahi setiap jengkal sisi baik dari negeri ini.

Leave a Reply