Tanjung Balai Kota Kerang Kota Kelahiranku

Kota yang berada di Sumatera Utara dengan luas wilayah 60,52 km² dan penduduk berjumlah 154.445 jiwa dan pernah menjadi kota terpadat di Asia Tenggara. Tepatnya kota ini terletak di tepi Sungai Asahan, Sumatera Utara (Medan) merupakan kota Pelabuhan dimana mayoritas penduduknya bermata pencaharian Nelayan. Sehingga ketika berkunjung kesana tidak heran banyak perahu – perahu atau kapal yang parkir di sepanjang sungai.Tanjung Balai

Jarak tempuh Kota ini dari Medan memakan waktu 5 jam dengan angkutan umum (kereta api atau bus) sedangkan 3,5jam adalah waktu tempuh untuk kendaraan pribadi.

Mayoritas penduduk di Kota Tanjung Balai ini bermata pencaharian sebagai Nelayan sehingga jenis masakan yang ada dikota itu tidak jauh – jauh dari hasil tangkapan mereka. Sebagian besar hasil tangkapannya adalah Kerang yang bisa diolah dengan berbagai macam cara. Dan yang paling terkenal adalah Kerang Rebus atau biasa disebut dengah logat disana “Korang Robus” Makanya tak salah jika kota ini dijuluki sebagai kota Kerang.

Tanjung Bali Sumut

Karena dijuluki sebagai Kota Kerang, maka pemerintah setempat pun membangun alun – alun yang berbentuk Kerang di Lapangan Pasir Kota Tanjung Balai. Disitulah diadakan “Pesta Kerang” secara turun temurun setiap tahunnya. Walau diadakan setiap tahun, penduduk setempat tidak pernah bosan tetap setia menghadiri acara tersebut. Pesta Kerang ini juga diadakan untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kota Tanjung Balai .Tanjung Balai Kota Kerang

Cerita Lain: MAJALENGKA YANG KURINDUKAN

Sedap dan segarnya kerang yang ada di Tanjung Balai membuat banyak wisatawan luar negeri berbondong – bondong datang ke Medan hanya untuk sekedar mencicipinya.  Bahkan kerang Tanjung Balai ini pun sudah menembus pasar internasional. Hanya perbedaannya adalah kerang yang dijual keluar negeri tidak beserta cangkangnya. Untuk luar negeri, kerang tangkapan nelayan terlebih dahulu dikeluarkan dari cangkangnya kemudian direbus dan dikeringkan. Setelah itu dikirim dalam kemasan kardus.

Hhmmmm… ini lah yang paling saya rindukan dari kota kelahiranku. Walau sudah hampir 13 thn hijrah ke Ibukota aku tetap memberikan nilai tertinggi untuk kerang Tanjung Balai yang rasanya tiada duanya…

#ingetkampung

1 Comment

  1. Kerang di Tanjung Balai Asahan memang fresh dan sedap. Dulu pas tinggal disana biasa beli dalam ukuran Kaleng yang Kotak dan besar lalu direbus dan dimakan rame2.
    Warung Makan Ikan Bakar pinggir sungai dekat pasar masih ada gak ya? Yang jualan Nasi Lemak masih Ada ? #ingetkampung

Leave a Reply