Tradisi Numpeng yang Kurindukan di Hamparan Sawah

Saat kita pergi jauh dari kampung halaman dan menetap cukup lama, pasti kita akan merasa merindukannya. Apa sih yang membuatku rindu pada kampung halaman? ini dia jawabannya.

Aku tinggal di sebuah tempat yang dinamakan Kampung Sadang, tepatnya berada di sebuah desa di Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi. Memang tidak terlalu jauh dari hiruk pikuk keramaian kota, namun tetap saja tidak mengurangi keasriannya. Selain memiliki banyak jenis pepohonan yang buahnya dapat dipanen secara musiman. Di kampung ini juga masih terdapat banyak sawah yang cukup luas. Itulah tempat bermain paling fenomenal yang letaknya paling strategis dari rumahku dan teman-teman yang lain.

Mengenal Tradisi Numpeng Di Bekasi

Hal yang membuatku sangat merindukan kampung halamanku adalah selain penduduknya yang ramah, Tradisinya pun masih cukup kental. Dan yang menjadi favoritku adalah tradisi “Numpeng”. Kegiatan yang satu ini juga dilakukan di Sawah. Kenapa? Karena, ini adalah kegiatan yang dilakukan sebelum memanen padi yang telah menguning dan siap dituai. Sebagai ungkapan syukur para petani sekaligus berharap agar hasil panennya bisa melimpah.

Biasanya Pemilik Padi akan ditemani oleh Sesepuh Desa yang memimpin ritual dan doa-doa dalam kegiatan ini. Bukan hanya mereka berdua saja yang hadir, tapi akan banyak anak kecil yang ikut serta . Karena, selepas doa-doa dipanjatkan tibalah waktu untuk dibagikan makanan khas numpeng, yaitu nasi tumpeng berisikan ayam yang dimasak dengan kacang dan bumbu kelapa. Biasanya kita akan menyantapnya bersama-sama selepas acara berakhir. Nah, itulah yang jadi alesan kenapa acara ini begitu spesial dan menjadi kesukaanku, khusunya pada masa kecil dahulu.

 

Unforgetable Moment

Karena sawah yang ada cukup luas dan tidak semua petani memiliki sawah yang dekat dengan rumah mereka. Sering kali tradisi numpeng ini dilaksanakan di tempat yang jaraknya cukup jauh, bahkan bisa sampai ke kampung sebelah. Tapi itu sama sekali bukan menjadi halangan bagi anak anak untuk tidak ikut serta dalam acara ini, Melainkan akan menjadi sebuah petualangan yang sangat menyenangkan dan rugi untuk dilewati.

Acara seperti ini tidak selalu dilakukan setiap saat, hanya pada momen tertentu jika ada padi yang siap dituai. Jadi meskipun musim hujan sekalipun dan kita harus basah-basahan, atau melewati jalan yang panjang dan berlumpur pun tetap saja acara ini sangat sayang untuk dilewatkan. Apalagi saat menjalani semua itu bersama kawan seperjuangan, benar-benar membuat siapapun akan merindukannya.

Ada Apa Lagi Di Bekasi?

Selain tradisi numpeng di atas, masih ada tradisi yang sering dilaksanakan di Kampung tercinta ini, seperti tradisi Babarit, Ngadu Beduk, Nganteuran, Ngambeng, dan masih banyak lagi tradisi lainnya yang nggak kalah seru dan bikin rindu sama kampung halaman.

Walaupun tradisi ini masih sangat sering diadakan, namun setelah adanya globalisasi yang masuk kesini membuat sebagian tradisi mulai tergeser keberadaannya. apalagi sawah yang ada semakin hari semakin tergusur oleh perumahan yang kian menyebar bak jamur, membuat petani kehilangan lahan untuk menanam padi dan tidak lagi mengadakan tradisi numpeng. Padahal saat berada jauh dari rumah, itulah yang menjadi hal paling kurindukan dari kampung halaman. #IngetKampung

4 Comments

Leave a Reply