Trip ke Kepulauan Seribu, Jakarta (Pulau Pari dan Pulau Tidung)

Halo pembaca, sebelumnya perkenalkan dulu saya Wulan berdomisili di Tangerang, tepatnya di Kelurahan Cimone Jaya. Disini saya akan menceritakan bagaimana perjalanan saya ke Kepulauan Seribu, Pulau Pari lalu Pulau Tidung.

Pulau Pari
Perjalanan ke Pulau Pari kami (saya dan teman SMA saya) lakukan pada tanggal 25-26 April 2015.
Saya berangkat dari rumah jam 5 subuh, menjemput teman saya dulu di Taman Cibodas, Tangerang. Jadi kami berangkat ke Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara jam 5.30 pagi dan sampai di Muara Angke jam 6.30 pagi, kami langsung bertemu dengan orang travelnya lalu kemudian kami diarahkan untuk naik kapal yang menuju ke Pulau Pari. Kapal berangkat jam 7 pagi kemudian sampai di Pari jam 10 pagi. Sesampainya kami di Pari kami diserahkan ke Guide yang akan menemani kami di Pari, dan karena kami ambil trip gabungan disana kami digabung sama orang lain untuk menempati homestay nya. Lalu kami disuguhkan makan dan minuman, setelah itu kami diajak melihat bintang laut dan hewan laut lainnya di pantai bintang.

Lalu kami balik ke homestay untuk melakukan persiapan untuk snorkling jam 1 siang.

Untuk snorkling kami melakukan perjalanan laut lagi dengan menggunakan kapal kecil menuju spot snorkling.

Disini kami foto foto underwater oleh guide nya dan diarahkan untuk foto di dalam laut sambil memegang terumbu karang.

 

alam bawah laut di pulau pari

Untuk dapat foto bersama ikan seperti foto gue diatas, gue saranin kalian bawa roti atau makanan ringan. Gue sendiri ngundang ikan untuk foto bersama pake chiki anak kecil yang ikut bersama rombongan kami hehe.

Setelah snorkling kami kembali ke homestay untuk mandi, kami disuguhkan gorengan dan teh hangat (lumayan untuk menghangatkan perut setelah berendam di laut). Lalu kami menuju ke Pantai Bintang untuk melihat sunset

Sambil menunggu sunset kami foto foto dulu di pantai bintang
Tiba saatnya waktu sunset tapi matahari nya ketutup awan (yaudahlah ya)

Malam nya kami Barbeque di pantai pasir perawan

Keesokan paginya kami diajak ke Pantai Pasir Perawan

pantai pasir perawan, pulau pari, kepulauan seribu

Nah sekian perjalan ke Pulau Pari yang gue ingat, sekarang simak kisah gue jalan-jalan ke Pulau Tidung yang juga masih di kawasan Kepulauan Seribu

Pulau Tidung
Perjalanan ke Pulau Tidung ini saya lakukan 25-26 Juli 2015, tepat tiga bulan setelah saya berkunjung ke pulau pari. Kali ini saya bersama rekan rekan kerja saya di PT Indah Kiat Tangerang. Saya berangkat menggunakan motor dari Cimone Tangerang lewat Daan Mogot menuju Pelabuhan Kali Adem (dekat dengan Pelabuhan Muara Angke). Sejak setelah
lebaran (Juli 2015) pelabuhan yang memberangkatkan wisatawan ke pulau seribu pindah ke Kali Adem, bukan di Muara Angke lagi.

Btw, karena belum terlalu hapal jalan menuju pelabuhan kaliadem gue menggunakan fasilits google maps yang gue tempel di stang motor

 

Sampai di Kali Adem pukul 06.00 WIB, saya bertemu rekan rekan saya yang lain yang berangkat dari PT Indah Kiat Serpong

Kami berangkat menuju Pulau Tidung sekitar pukul 07.00 WIB

Suasana di dalam kapal

Sampai di Pulau Tidung sekitar pukul 10.00 WIB. Ada yang berbeda disini dibandingkan dengan di Pulau Pari, yaitu keberadaan becak motor

Tapi kami tetap memilih jalan kaki, untuk efisiensi ongkos, sekalian jalan sehat hhe..

Setibanya di homestay kami disuguhkan welcome drink dan beberapa saat kemudian tiba makanan kami, kami makan lalu siap-siap untuk snorkling di Pulau Tidung

Perjalanan menuju tempat snorkling menggunakan perahu kecil

Setelah snorkling kami langsung diajak menuju jembatan cinta, dan kami lompat dari atas jembatan cinta. Lompat dari atas jembatan cinta ini cukup menguji adrenalin melebihi naik hysteria di dufan, perlu diperhatikan jika ingin melompat dari atas jembatan cinta pulau tidung, spot yang akan kita jatuhi tidak ada orang dibawahnya dan jika tidak bisa berenang ga masalah, suruh aja temen kita yang pandai berenang jaga dibawah bawa pelampung.

Lompat dari Jembatan Cinta, Pulau Tidung

Setelah puas mengexplore kami balik ke homestay untuk makan sore, setelah itu kami ke arah barat untuk melihat sunset.

Malamnya kami Barbeque sambil bercanda tawa ria & bermain kartu dipinggir dermaga.

Keesokan paginya kami melihat sunrise di jembatan cinta

Melihat Sunrise dari Jembatan Cinta, Pulau Tidung

Itulah perjalanan saya ke Kepulauan Seribu (Pulau Pari dan Pulau Tidung) buat teman-teman yang mau liburan recomended banget deh ke Kepulauan Seribu ini, selain Pulau Pari dan Pulau Tidung masih banyak lagi pulau pulau di Kepulauan Seribu yang bisa dijelajahi, jasa travel yang menawarkan trip kesini pun banyak kok tinggal pilih aja.

I like joke, sport and traveling

Leave a Reply