WISATA KE RUMAH AHOK

Beberapa waktu yang lalu, kita sempat digemparkan dengan sesosok public figur yang merupakan mantan gubernur Ibu kota Jakarta yaitu Bapak BBasuki Tjahaja Purnama atau yang biasa dikenal dengan Ahok.

Hampir setiap lapisan masyarakat pasti mengenal Ahok, bentuk kepemimpinanya yang berkarakter menjadikanya viral di mana-mana. Terutama saat beliau memiliki kasus yang sempat heboh beberapa bulan yang lalu, sampai-sampai membuat beliau harus tabah menjalani kehidupanya di balik jeruji besi.

BACA JUGA : PENGALAMAN IKUT AKSI DAMAI 04 NOVEMBER

Namun, dibalik banyaknya orang yang kontra kepada beliau ternyata masih ada sebagian orang yang mendukungnya, terutama masyarakat Belitong yang tinggal dekat dari rumah pak Ahok.

Oleh karna itu, sebagai bentuk dedikasi warga belitong kepada pak Ahok. Akhirnya mereka membuat sebuah tempat khusus yang diberi nama Kampung Ahok. Adapun yang mendirikan kampung Ahok adalah adik Ahok sendiri yang bernapa Pak Basuri.

Hingga kini, kampung Ahok tidak hanya dijadikan sebagai tempat tinggalnya Ahok, tapi juga sudah menjelma menjadi objek wisata yang banyak di kunjungi wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

BERKUNJUNG KE RUMAH AHOK

Siang itu setelah berkunjung ke Museum Kata Andrea Hirata aku langsung melanjutkan perjalanan menuju Kampung Ahok yang  berlokasi di Desa Gantong, Kecamatan Gantong, Belitung Timur.

Tidak sampai 5 menit aku sudah sampai di depan pintu gerbang rumah Ahok yang terbuka lebar. Aku juga melihat sebuah landmark di tepi jalan yang bertuliskan ‘Kampoeng Ahok’.

Saat itu sudah banyak pengunjung yang membanjiri kawasan Rumah Ahok. Terlihat beberapa orang asing dengan hebohnya berfoto selfie sambil teriak-teriak kegirangan.

Terkadang aku bingung, ‘Sebenernya bule-bule itu sudah mengenal Ahok belum sih ? atau Cuma mau ikut-ikutan foto aja ? hmmmm”.

Tepat di depan rumah Ahok terdapat sebuah rumah panggung khas Belitong berwarna coklat. Didepan teras rumah itu ditempeli spanduk berisi ucapan terimakasih kepada pak Ahok.

Merasa tertarik akupun memasuki rumah panggung tersebut, tidak lupa melepas alas kaki terlebih dahulu agar rumah panggung tidak kotor.

Memasuki rumah panggung aku melihat banyak sekali pernak-pernik dan souvenir yang di jual. Uniknya hampir semua barang yang dijual serba Ahok. Baju kaos bergambar Ahok, gelas mug ada muka ahok, Patung miniatur badan Ahok sampai kue-kue kering buatan mamanya Ahok. Fanatik banget ga sih wkwk!

Setelah kenyang melihat-lihat rumah panggung aku langsung menuju ke rumah Ahok yang berada di seberang jalan. Saat itu rumahnya terlhat sepi, pintunya juga terkunci. Sepertinya pengunjung tidak diizinkan untuk masuk kedalamnya.

Nah, sebagai gantinya. Wisatawan dapat mengunjungi Galeri Daun Simpur yang berada tepat disamping rumah Ahok. Disini wisatawan dapat berbelanja oleh-oleh atau memberi makan kuda dan keledai yang unyu-unyu.

Btw, masuk kawasan kampung Ahok tidak dikenakan biaya sepserpun. Tetapi kalo kamu anaknya gampang Jajan lebih baik membawa uang yang banyak yah, mengingat oleh-oleh dan souvenir disini ajib-ajib!.

Setelah puas keliling di kawasan Kampung Ahok, akupun melanjutkan perjalanan menuju Kuik Dewi Kuan Im. Dalam perjalanan aku berfikir seperti ini :

“ternyata jadi orang yang ‘berpengaruh’ itu seru juga yah, apapun yang di jual pasti diburu orang, seperti rumah Ahok. Padahal hanya berupa rumah saja tetapi selalu ramai dikunjungi manusia, wah sepertinya aku harus jadi orang terkenal nih :v”

Selengkapnya tentang Kampung Ahok dapat kamu tonton melalu video berikut ini, dijamin Ajib !

Pastikan kamu like dan subscribe supaya tidak ketinggalan video ku berikutnya ehehehehe 🙂

 

Suka kelayapan mengamati geliat masyarakat. Suka menulis random tentang segala hal. Travelling, unek-unek dan berbagai macam cerita hidup.

Leave a Reply